Analisis Perbandingan Metode Dempster Shafer dan Fuzzy Naive Bayes dalam Mendeteksi Penyakit Demam Berdarah dan Tifus

Sastrawan, Angelina Sagita (2020) Analisis Perbandingan Metode Dempster Shafer dan Fuzzy Naive Bayes dalam Mendeteksi Penyakit Demam Berdarah dan Tifus. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
1729101007-COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text (ABSTRAK)
1729101007-ABSTRAK.pdf

Download (317kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1729101007-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (753kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN PUSTAKA)
1729101007-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODE PENELITIAN)
1729101007-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN)
1729101007-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN)
1729101007-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (319kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
1729101007-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (313kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode dalam mendeteksi penyakit Demam Berdarah dan Tifus dari gejala awal yang dialami oleh pasien. Metode sistem pakar Dempster Shafer yang memiliki kekurangan sulitnya mencari kesediaan pakar dalam memberikan nilai keyakinan, akan dibandingkan dengan metode klasifikasi melalui proses analisa data yang telah ada sebelumnya yaitu Naive Bayes yang dikombinasikan pula dengan metode Fuzzy Logic. Model klasifikasi yang digunakan adalah metode k-fold cross validation, sedangkan pengujian akurasi menggunakan confusion matriks. Dengan k = 4 pada metode k-fold cross validation, dan perhitungan akurasi, presisi, dan recall pada confusion matriks didapat bahwa nilai akurasi rata-rata menggunakan metode Dempster Shafer adalah 77%, sedangkan pada metode Fuzzy Naive Bayes adalah sebesar 81%, nilai presisi rata-rata adalah 86,70% dan 84,19%, dan nilai recall rata-rata adalah 85,68% dan 85,19%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode Fuzzy-Naive Bayes lebih akurat dalam mendeteksi penyakit Demam Berdarah dan Tifus dibandingkan metode Demspter Shafer.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Deteksi penyakit, metode dempster shafer, metode fuzzy-naive bayes
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Ilmu Komputer (S2)
Depositing User: Angelina Sagita Sastrawan
Date Deposited: 27 Feb 2020 08:26
Last Modified: 27 Feb 2020 08:26
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/1569

Actions (login required)

View Item View Item