Hutapea, Krisna Meilani Mararta (2026) ANALISIS SEBARAN INFEKSI MEGALOCITYVIRUS PENYEBAB PENYAKIT PADA KOMODITAS IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus fuscoguttatus × Epinephelus lanceolatus) BUDIDAYA DI BALI. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2113111033 - COVER.pdf Download (618kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2113111033-ABSTRAK.pdf Download (192kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2113111033-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (179kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2113111033-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (466kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2113111033-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (281kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2113111033-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (782kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2113111033-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (153kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2113111033-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (191kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2113111033-LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap distribusi geografis dan prevalensi infeksi virus Megalocytivirus pada populasi budidaya ikan kerapu cantang (Epinephelus fuscoguttatus × Epinephelus lanceolatus), di wilayah Bali sebagai salah satu pusat utama budidaya laut di Indonesia. Dengan fokus pada aspek kesehatan ikan dan keberlanjutan industri perikanan, penelitian ini dirancang untuk memberikan wawasan komprehensif mengenai risiko penyebaran virus yang dapat berdampak signifikan pada produktivitas tambak dan ekonomi lokal. Penelitian ini dilaksanakan Penelitian dilaksankaan selama 1 bulan pada periode waktu Mei-Juni 2025. Pengumpulan sampel dilakukan dari empat lokasi di Kabupaten Buleleng, Bali. Sampel yang dikumpulkan, kemudian periksan dan dibedah untuk mengambil organ target meliputi jaringan organ vital seperti hati, ginjal, dan limpa dari ikan kerapu cantang hibrida, kemudian diuji menggunakan metode PCR konvensional. Selain itu, parameter kualitas air, termasuk suhu, pH, oksigen terlarut, salinitas, dan lainnya, juga diukur secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel yang diuji, memberikan hasil negatif terhadap keberadaan virus Megalocytivirus, yang menandakan tidak adanya infeksi aktif di lokasi-lokasi yang disurvei selama periode pengamatan. Parameter kualitas air secara keseluruhan berada dalam kisaran optimal dan sesuai dengan standar untuk budidaya ikan laut, meskipun tingkat pH di lokasi tercatat sedikit di bawah standar minimum yang direkomendasikan, yang berpotensi menimbulkan risiko jangka panjang jika tidak diatasi. Temuan ini secara kuat menunjukkan bahwa implementasi tindakan biosekuriti yang ketat, telah berkontribusi signifikan pada pencegahan penyebaran virus di tambak kerapu hibrida yang diteliti. Namun, untuk menjaga keberlanjutan dan mencegah potensi wabah di masa mendatang, penelitian ini merekomendasikan pemantauan berkelanjutan melalui survei rutin, peningkatan pengelolaan pH melalui penambahan bahan penyangga atau sistem aerasi yang lebih efisien, serta pengembangan protokol biosekuriti yang lebih komprehensif untuk mendukung industri budidaya di Bali. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengelolaan kesehatan ikan dan mendorong praktik budidaya yang lebih aman serta berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Megalocytivirus, PCR, Kerapu Cantang, Kualitas Air |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan > Program Studi Akuakultur (S1) |
| Depositing User: | KRISNA MEILANI MARARTA HUTAPEA |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 03:39 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 03:39 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27568 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
