Esa Mahendra, I Gede Yoga (2026) OPTIMALISASI PERAN PECALANG SEGARA DALAM MELAKUKAN PENGAWASAN AKTIVITAS MELAUT YANG BERDAMPAK PADA RUSAKNYA EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI DESA ADAT PEMUTERAN BALI UTARA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2114101165-COVER.pdf Download (625kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2114101165-ABSTRAK.pdf Download (218kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2114101165-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (281kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2114101165-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (263kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODE PENELITIAN)
2114101165-BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (265kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2114101165-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2114101165-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (192kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2114101165-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (208kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2114101165-LAMPIRAN.pdf Download (524kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran dan strategi optimalisasi Pecalang Segara dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas melaut yang berdampak pada kerusakan ekosistem terumbu karang di Desa Adat Pemuteran, Bali Utara. Pecalang Segara merupakan bagian dari lembaga keamanan adat yang memiliki fungsi menjaga ketertiban wilayah pesisir serta turut melestarikan lingkungan laut. Namun, dalam praktiknya, peran mereka belum dioptimalkan secara maksimal karena keterbatasan sumber daya, pemahaman ekologis, dan koordinasi antar lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris dengan metode deskriptif kualitatif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pecalang Segara memiliki potensi strategis dalam menjaga kelestarian ekosistem laut berbasis kearifan lokal dan hukum adat. Akan tetapi, efektivitas pengawasan mereka masih lemah karena kurangnya pelatihan teknis, rendahnya kesadaran masyarakat, serta minimnya dukungan kelembagaan dari pemerintah daerah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas Pecalang Segara melalui pendidikan lingkungan, pelatihan pengawasan berbasis hukum, serta integrasi sistem pengawasan adat dengan hukum formal. Optimalisasi ini diharapkan mampu menciptakan model pengawasan laut berbasis masyarakat yang berkelanjutan dan efektif dalam melindungi ekosistem terumbu karang di wilayah pesisir Bali Utara. Kata Kunci: Pecalang Segara, Hukum Adat, Hukum Lingkungan, Pengawasan Laut, Terumbu Karang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: 1. Pecalang Segara, 2.Hukum Adat, 3.Hukum Lingkungan, 4.Pengawasan Laut, 5.Terumbu Karang. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | I Gede Yoga Esa Mahendra |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 02:25 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 02:25 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27711 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
