Putra, Erlangga Sista (2026) HUBUNGAN PARITAS IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PLASENTA PREVIA DI RSUD KABUPATEN BULELENG TAHUN 2021-2024. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2218011026-COVER.pdf Download (714kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2218011026-ABSTRAK.pdf Download (121kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2218011026-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (181kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2218011026-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (324kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2218011026-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (248kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2218011026-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (216kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2218011026-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (141kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2218011026-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (195kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2218011026-LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Plasenta previa merupakan salah satu komplikasi obstetri yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko perdarahan antepartum dan morbiditas maternal. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian plasenta previa adalah paritas, terutama pada ibu dengan riwayat persalinan lebih dari satu kali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan paritas ibu hamil dengan kejadian plasenta previa di RSUD Kabupaten Buleleng tahun 2021–2024. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan rancangan case-control dan pendekatan retrospektif melalui telaah rekam medis. Populasi penelitian mencakup 375 ibu hamil, terdiri dari 154 ibu dengan plasenta previa dan 221 ibu tanpa plasenta previa. Sampel penelitian berjumlah 156 responden dengan perbandingan 1:1, yaitu 78 kelompok kasus dan 78 kelompok kontrol, yang dipilih menggunakan simple random sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen adalah paritas (nulipara, primipara, multipara) dan variabel dependen adalah kejadian plasenta previa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, serta dilanjutkan dengan regresi logistik untuk melihat besaran peluang risiko. Hasil menunjukkan mayoritas responden termasuk multipara (53,8%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara paritas dan kejadian plasenta previa (p < 0,001). Analisis regresi logistik menunjukkan multipara memiliki peluang lebih besar mengalami plasenta previa dibanding nulipara (OR 5,59; CI 95% 2,23–13,99; p < 0,001), sedangkan primipara tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (OR 1,92; CI 95% 0,69–5,31; p = 0,209). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara paritas ibu hamil dengan kejadian plasenta previa, khususnya pada kelompok multipara yang memiliki risiko lebih tinggi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar penguatan deteksi dini dan pelayanan antenatal berbasis risiko pada ibu dengan paritas tinggi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | paritas, plasenta previa, ibu hamil |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1) |
| Depositing User: | Erlangga Sista Putra |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 07:20 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 07:20 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27727 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
