HUBUNGAN KADAR LOW-DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) DAN HIGH-DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) DENGAN KEJADIAN PENYAKIT SINDROM KORONER AKUT DI RSUD BULELENG TAHUN 2023 – 2024

Ayuni, Ni Putu Meilia Martha (2026) HUBUNGAN KADAR LOW-DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) DAN HIGH-DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) DENGAN KEJADIAN PENYAKIT SINDROM KORONER AKUT DI RSUD BULELENG TAHUN 2023 – 2024. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2218011017-COVER.pdf

Download (499kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2218011017-ABSTRAK.pdf

Download (172kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2218011017-BAB 1PENDAHULUAN.pdf

Download (249kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2218011017-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (419kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2218011017- BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (305kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2218011017- BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (620kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2218011017- BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (167kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2218011017- DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (226kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2218011017- LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas kardiovaskular serta masih menjadi masalah kesehatan prioritas di Indonesia. Peningkatan kadar Low-Density Lipoprotein (LDL) dan penurunan kadar High-Density Lipoprotein (HDL) berperan dalam mempercepat proses aterosklerosis yang mendasari SKA. LDL tinggi rentan mengalami oksidasi dan memicu respons inflamasi di dinding pembuluh darah, sedangkan HDL rendah mengurangi kemampuan reverse cholesterol transport sehingga melemahkan efek protektif terhadap pembentukan plak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kadar LDL dan HDL dengan kejadian SKA pada pasien di RSUD Buleleng.Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang berdasarkan data rekam medis periode 2023–2024. Sebanyak 122 pasien memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, terdiri atas 64 pasien (52,5%) kelompok SKA—meliputi STEMI, NSTEMI, dan UAP—serta 58 pasien (47,5%) kelompok non-SKA. Pada kelompok SKA, sebagian besar pasien memiliki kadar LDL kategori sedikit tinggi (75%), lebih tinggi dibandingkan kelompok non-SKA (29,3%). Sebaliknya, kadar HDL rendah lebih dominan pada kelompok SKA (60,9%), sedangkan kelompok non-SKA didominasi oleh kadar HDL tinggi (69%).Hasil analisis regresi logistik multivariat menunjukkan bahwa kadar LDL dan HDL secara parsial maupun simultan berhubungan signifikan dengan kejadian SKA. Setelah dikontrol secara simultan, individu dengan kadar LDL tinggi memiliki odds mengalami SKA sebesar 6,05 kali dibandingkan individu dengan kadar LDL normal (AOR = 6,052; 95% CI: 2,676–13,687; p < 0,001). Selain itu, individu dengan kadar HDL rendah memiliki odds mengalami SKA sebesar 2,97 kali dibandingkan individu dengan kadar HDL tinggi (AOR = 2,969; 95% CI: 1,307–6,743; p = 0,009). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa kadar LDL dan HDL berhubungan signifikan secara independen dan simultan dengan kejadian SKA, sehingga pemantauan profil lipid dan intervensi dini penting dalam upaya pencegahan SKA. Kata kunci: LDL, HDL, Sindrom Koroner Akut, RSUD Buleleng.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: LDL, HDL, Sindrom Koroner Akut, RSUD Buleleng
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1)
Depositing User: NI PUTU MEILIA MARTHA AYUNI
Date Deposited: 23 Jan 2026 01:09
Last Modified: 23 Jan 2026 01:09
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27735

Actions (login required)

View Item View Item