Arifaddini, Wildanti (2026) EFEK PEMBERIAN PAKAN BERSINBIOTIK (EM4 x Ipomoea batatas l) TERHADAP KUALITAS AIR MEDIA BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2013111007-COVER .pdf Download (130kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2013111007-ABSTRAK.pdf Download (8MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2013111007-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (8MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2013111007-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2013111007-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2013111007-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2013111007-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2013111007-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (8MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2013111007-LAMPIRAN.pdf Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian pakan bersinbiotik yang mengkombinasikan probiotik (EM4) dan prebiotik tepung ubi jalar (Ipomoea batatas L.) terhadap dinamika kualitas air dan kelimpahan plankton pada budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode penelitian menggunakan tiga perlakuan: A (Probiotik 1%; Prebiotik 2%), B (Probiotik 2%; Prebiotik 1,5%), dan C (Kontrol/tanpa sinbiotik) yang diamati selama 30 hari pemeliharaan. Parameter yang diamati meliputi kualitas air fisik-kimia (suhu, pH, DO, amonia, dan nitrat) serta identifikasi genus dan kelimpahan plankton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan bersinbiotik secara efektif memperbaiki kualitas air dibandingkan kontrol. Seluruh perlakuan sinbiotik mampu menjaga pH (6,78–6,85) dan DO (6,99–7,72 mg/L) pada rentang optimal sesuai SNI 7550:2009. Pada aspek kimiawi nitrogen, perlakuan bersinbiotik menunjukkan siklus nitrogen yang lebih efektif dalam mereduksi amonia menjadi nitrat, dengan kadar nitrat akhir mencapai 23,17 mg/L pada perlakuan A. Kegagalan penyelesaian siklus nitrogen pada perlakuan C (control) memicu mortalitas ikan tertinggi sebesar 31 ekor. Identifikasi plankton menemukan 27 genus dari 8 filum, dengan dominasi filum Chlorophyta dan Heterokontophyta. Perlakuan A mencatatkan rata-rata kelimpahan plankton tertinggi sebesar 291,58 ×104 Ind/ml pada hari ke-30, dengan ledakan populasi genus Oocystis sp. yang berperan sebagai biofilter alami sekaligus pakan alami. Disimpulkan bahwa Perlakuan A merupakan dosis terbaik karena mampu menciptakan ekosistem air yang paling seimbang, menyediakan pakan alami yang melimpah, serta mendukung resiliensi dan laju pertumbuhan biomassa ikan nila secara maksimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sinbiotik, Ikan Nila, Kualitas Air, Plankton, Oocystis sp., Siklus Nitrogen |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology Q Science > QL Zoology S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan > Program Studi Akuakultur (S1) |
| Depositing User: | Wildanti Arifaddini |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 06:44 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 06:44 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27807 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
