SARAGIH, JEREMY SAUT RAYA TUAH (2026) PENENTUAN KUALITAS BENIH BERDASARKAN HUBUNGAN PANJANG DAN BERAT YUWANA IKAN KERAPU CANTANG DALAM FASE PENDEDERAN RECIRCULATING AQUACULTURE SYSTEM (RAS). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2013111008- COVER.pdf Download (568kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2013111008-ABSTRAK.pdf Download (274kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2013111008-BAB1 PENDAHULUAN.pdf Download (499kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2013111008- BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (558kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2013111008-BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (417kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2013111008-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (974kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2013111008-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (327kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2013111008- DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (339kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2013111008- LAMPIRAN.pdf Download (806kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan panjang dan berat yuwana ikan kerapu cantang pada fase pendederan dalam sistem Recirculating Aquaculture System (RAS) serta mengidentifikasi pola pertumbuhannya. Sampel diambil menggunakan teknik Slovin, menghasilkan 95 ekor yuwana berukuran 10 cm dan 95 ekor berukuran 11 cm. Pengukuran panjang total dilakukan dengan jangka sorong digital, sementara berat diukur menggunakan timbangan analitik. Data kualitas air lingkungan budidaya juga diukur, meliputi suhu, Dissolved Oxygen (DO), salinitas, pH, amoniak, nitrit, nitrat, dan Total Ammonia Nitrogen (TAN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa yuwana ikan kerapu cantang ukuran 10 cm memiliki panjang rata-rata 107,10 mm (SD = 1,39) dan berat rata-rata 20,77 gram (SD = 1,63). Untuk ukuran 11 cm, panjang rata-rata 117,44 mm (SD = 1,40) dan berat rata-rata 30,31 gram (SD = 1,56). Analisis regresi linear menunjukkan pola pertumbuhan allometrik negatif untuk kedua kelompok ukuran, dengan persamaan untuk 10 cm dan 11 cm. Koefisien korelasi (R² ) masing-masing adalah 0,420 (ukuran 10 cm) dan 0,642 (ukuran 11 cm), menunjukkan bahwa 42% dan 64,2% perubahan bobot ikan disebabkan oleh pertambahan panjang standar, sedangkan sisanya oleh faktor lain. Pola allometrik negatif mengindikasikan bahwa pertambahan panjang lebih dominan dibandingkan pertambahan berat pada fase pendederan ini. Kondisi kualitas air dalam sistem RAS secara keseluruhan berada dalam rentang optimal sesuai SNI dan standar perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kedua kelompok ukuran menunjukkan pola pertumbuhan allometrik negatif, sistem RAS berhasil menjaga kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan yuwana ikan kerapu cantang. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan pada setiap fase perkembangan untuk mendapatkan gambaran pola pertumbuhan yang lebih komprehensif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ikan Kerapu Cantang, Hubungan Panjang-Berat, Allometrik Negatif, Recirculating Aquaculture System (RAS), Fase Pendederan |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan > Program Studi Akuakultur (S1) |
| Depositing User: | Jeremy Saut Raya Tuah Saragih |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 02:40 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 02:40 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27889 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
