Kumaratungga, I Made Pracheta (2026) Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Dengan Pengetahuan, Sikap, Dan Praktik Pengendalian Rabies Di Kelurahan Bitera Kecamatan Gianyar Bali. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2218011106-COVER.pdf Download (456kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2218011106-ABSTRAK.pdf Download (135kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2218011106-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (221kB) |
|
|
Text (BAB 2 TINAJUAN PUSTAKA)
2218011106-BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (299kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODE PENELITIAN)
2218011106-BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (239kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN)
2218011106-BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (387kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN)
2218011106-BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (168kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2218011106-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (196kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2218011106-LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Rabies merupakan penyakit zoonosis yang berakibat fatal dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk Provinsi Bali. Meskipun dapat dicegah melalui vaksinasi dan edukasi, kasus rabies masih dilaporkan setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor sosial ekonomi dengan tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik (KAP) pencegahan rabies pada pemilik anjing di Desa Bitera, Kabupaten Gianyar, Bali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 257 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner KAP. Analisis multivariat dilakukan untuk menilai hubungan antara tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan akses informasi kesehatan dengan KAP pencegahan rabies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan dan sikap yang baik terhadap pencegahan rabies. Sebanyak 90,3% responden mengetahui rabies sebagai penyakit virus dan 96,9% memahami gigitan anjing sebagai cara penularan utama. Sikap positif terhadap pencegahan rabies ditunjukkan oleh 90,3% responden, dan 88,7% menyadari pentingnya vaksinasi anjing. Sebanyak 84,4% responden telah memvaksinasi anjingnya, serta 97,7% melakukan pencucian luka gigitan dengan sabun dan air. Tingkat pendidikan dan pekerjaan berhubungan signifikan dengan pengetahuan dan sikap responden. Televisi dan media sosial merupakan sumber utama informasi terkait rabies. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi, khususnya tingkat pendidikan dan pekerjaan, berperan penting dalam membentuk pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat dalam pencegahan rabies.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekonomi, pendidikan, pengetahuan, praktik, sikap, rabies |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1) |
| Depositing User: | I Made Pracheta Kumaratungga |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 00:58 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 00:58 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27945 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
