IDENTIFIKASI JENIS PENYAKIT DAN INSIDENSINYA PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) ASAL LAHAN ORGANIK DAN KONVENSIONAL

Rahayu, Diajeng Putri Ayu (2026) IDENTIFIKASI JENIS PENYAKIT DAN INSIDENSINYA PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) ASAL LAHAN ORGANIK DAN KONVENSIONAL. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2113091004-COVER.pdf

Download (9MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2113091004-ABSTRAK.pdf

Download (238kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2113091004-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (258kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2113091004-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (607kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2113091004-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (488kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2113091004-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (837kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2113091004-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2113091004-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (525kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2113091004-LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Padi merupakan komoditas tanaman pangan utama yang memiliki konsumsi tinggi di Indonesia, sehingga keberadaan penyakit menjadi faktor krusial dalam produksi padi. Perbedaan sistem budidaya kerap mempengaruhi keberadaan patogen dan insidensi penyakitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, karakteristik dan insidensi penyakit di lahan organik dan konvensional dengan metode deskriptif eksploratif yang terdiri dari wawancara dan survei lapangan, pengamatan gejala di lapangan, dan pengamatan mikroskopis di laboratorium. Pengambilan sampel menggunakan metode kuadran yang berjumlah 5 titik. Pada setiap titik berukuran 2×2 m, diambil sebanyak 16 rumpun padi sehingga terdapat 80 sampel tanaman padi pada setiap lahan dan diidentifikasi secara makromorfologi (di lapangan) dan mikromorfologi (di laboratorium). Pengamatan dilakukan pada tanaman padi pada fase vegetatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan jenis dan tingkat insidensi penyakit pada kedua sistem budidaya padi. Pada lahan organik ditemukan penyakit Blas, Layu Fusarium, Bercak Daun Coklat Sempit, Bercak Coklat, Hawar Pelepah, dan Hawar Daun Bakteri. Sedangkan pada lahan konvensional ditemukan penyakit serupa, namun tidak ditemukan adanya penyakit Hawar Pelepah. Hasil perhitungan insidensi penyakit pada lahan organik yaitu Blas (28,75%), Layu Fusarium (21,25%), Hawar Pelepah (7,5%), Bercak Daun (32,5%), Bercak Coklat (28,75%), dan Hawar Daun Bakteri (55%). Sedangkan insidensi pada lahan konvensional yaitu Blas (10%), fusarium (26,25%), Bercak Daun (16,25%), Bercak Coklat (51,25%), dan Hawar Daun Bakteri (50%). Dari hasil identifikasi menunjukkan bahwa sistem budidaya berpengaruh terhadap jenis dan insidensi penyakit yang muncul. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan penerapan pengendalian penyakit yang lebih tepat pada masing-masing praktik budidaya, terkhusus padai penyakit dengan insidensi tertinggi untuk menekan kerusakan dan meningkatkan kesehatan tanaman.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: insidensi, konvensional, organik, padi, penyakit
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan > Program Studi Biologi (S1)
Depositing User: Diajeng Putri Ayu Rahayu
Date Deposited: 05 Feb 2026 07:14
Last Modified: 05 Feb 2026 07:14
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27959

Actions (login required)

View Item View Item