Lestari, Martha Tri (2026) IMPLEMENTASI RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENANGANAN PECANDU DAN KORBAN PENYALAHGUNA NARKOTIKA DI KABUPATEN BULELENG. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214101065-COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101065-ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101065-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101065-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101065-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101065-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101065-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101065-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214101065-LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep Restorative Justice dalam penanganan pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Buleleng serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaanya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan sifat deskriptif. Lokasi penelitian ditetapkan di Kabupaten Buleleng dengan fokus pada institusi Kepolisian, Kejaksaan, dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen, observasi, dan wawancara. Teknik penentuan sampel menggunakan Non Probability Sampling dengan penentuan subjek penelitian melalui teknik Purposive Sampling. Data yang diproleh selanjutnya diolah dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Restorative Justice dalam penanganan perkara narkotika di Kabupaten Buleleng telah dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Peraturan Kepolisian Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021, Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020, Pedoman Jaksa Agung Nomor 18 Tahun 2021, serta Peraturan Bersama tentang Penanganan Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika. Implementasi restoratuve justice mencerminkan pegeseran dari retributif ke rehabilitatif berorientasi pada pemulihan. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan, antara lain keterbatasan waktu penanganan perkara, kendala administratif lintas instansi, keterbatasan anggaran, rendahnya pemahaman masyarakat, serta belum optimalnya fasilitas dan tenaga rehabilitasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Restorative Justice, Narkotika, Pecandu, Rehabilitasi, Penegakan Hukum |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Martha Tri Lestari |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 04:55 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 04:55 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28723 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
