Putra, Komang Dinda Pebrina (2026) KEDUDUKAN AKTA JUAL BELI TANAH DI BAWAH TANGAN YANG DIWAARMERKING DALAM PEMBUKTIAN WANPRESTASI (Studi Putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 294/Pdt.G/2018/PN Dps). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2114101166-COVER.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101166-ABSTRAK.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101166-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101166-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2214101166-BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101166-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101166-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101166-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214101166-LAMPIRAN.pdf Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kedudukan akta jual beli tanah yang dibuat di bawah tangan dan telah dilakukan waarmerking oleh notaris dalam pembuktian wanprestasi, dan menelaah pertimbangan hukum majelis hakim terhadap wanprestasi oleh penjual dalam perjanjian jual beli tanah di bawah tangan yang tercemin dalam Putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 294/Pdt.G/2018/PN Dps. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undang, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang dikumpul melalui studi kepustakaan dan analisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) akta jual beli tanah di bawah tangan yang diwaarmerking tidak memiliki kedudukan sebagai akta otentik, namun tetap dapat dijadikan alat bukti tertulis yang sah dalam pembuktian wanprestasi sepanjang kebenaran tanda tangan dan isinya diakui oleh para pihak atau dibuktikan dipersidangan.(2).Berdasarkan analisis terhadap putusan Nomor 294/Pdt.G/2018/PN Dps, majelis hakim dalam menilai adanya wanprestasi lebih menitikberatkan pada terpenuhinnya unsur perjanjian sah, adanya kewajiban yang tidak terpenuhi oleh tergugat, serta kausal antara kelalaian dengan kerugian tergugat, tanpa menjadikan waarmerking sebagai faktor yang meningkatkan kekuatan pembuktian akta, melainkan sebatas sebagai penunjang keberadaan perjanjian secara formil.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akta di bawah tangan, waarmerking, wanprestasi |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Komang Dinda Pebrina Putra |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 07:32 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 07:32 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28950 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
