Artani, Putu Bangli Suri (2026) IMPLEMENTASI UNDANG–UNDANG NO. 22 TAHUN 2022 TENTANG PEMASYARAKATAN TERKAIT PEMBINA AN KETERAMPILAN BAGI WARGA BINAAN RESIDIVIS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB SINGARAJA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA.
|
Text (COVER)
2214101043_COVER.pdf Download (341kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101043_ABSTRAK.pdf Download (186kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101043_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (265kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101043_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (246kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101043_BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (194kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101043_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (541kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101043_BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (136kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101043_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (186kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214101043_LAMPIRAN.pdf Download (715kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan terkait pembinaan keterampilan bagi warga binaan residivis di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi pelaksanaan program pembinaan keterampilan di Lapas Kelas IIB Singaraja, termasuk jenis kegiatan yang tersedia dan sejauh mana keterlibatan warga binaan, (2) menganalisis hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembinaan keterampilan, seperti kapasitas berlebih, keterbatasan fasilitas dan tenaga pendidik, serta menganalisis sejauh mana implementasi pembinaan keterampilan bagi warga binaan telah dijalankan secara efektif di Lapas Kelas IIB Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan sifat deskriptif. Adapun hasil penelitian yang diperoleh penulis yaitu (1) pembinaan keterampilan bagi warga binaan residivis di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja telah dilaksanakan melalui beberapa program pembinaan keterampilan, seperti tempat cukur rambut, laundry, kerajinan anyaman koran bekas, coffee shop, pelatihan las, tata kecantikan, Perkebunan dan cuci motor. Program tersebut bertujuan untuk membekali warga binaan residivis dengan keterampilan praktis sebagai bekal hidup mandiri setelah bebas dan sebagai upaya pencegahan pengulangan tindak pidana, namun pelaksanaannya belum berjalan secara optimal dan belum menjangkau seluruh warga binaan residivis secara merata. (2) Adapun tantangan dan hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan tenaga pembina keterampilan, keterbatasan sarana dan prasarana pelatihan, rendahnya partisipasi warga binaan residivis, minimnya anggaran, serta kondisi overcapacity yang menghambat pelaksanaan pembinaan secara efektif. Kondisi tersebut berdampak pada kurang maksimalnya pembinaan keterampilan dalam mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan residivis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemasyarakatan, Pembinaan Keterampilan, Residivis |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Putu Bangli Suri Artani |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 23:10 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 23:10 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29740 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
