Nabila, Nabila (2026) PERAN KEPOLISIAN DALAM UPAYA PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KABUPATEN KARANGASEM. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214101017-COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101017-ABSTRAK.pdf Download (31kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101017-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (176kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101017-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (167kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101017-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (126kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101017-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (196kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101017-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (29kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101017-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (158kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214101017-LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Studi ini dilangsungkan dengan orientasi mendeskripsikan kontribusi Kepolisian Res Karangasem dalam mengintervensi proliferasi penyimpangan konsumsi narkotika di Kabupaten Karangasem, mengidentifikasi impedansi yang ditemui dalam proses penanggulangannya serta mengartikulasikan solusi yang diimplementasikan guna mengatasi impedansi tersebut. Modalitas penelitian ini terklasifikasi sebagai penelitian hukum empiris berkarakter deskriptif. Akuisisi data dilaksanakan melalui observasi langsung di lokasi terdampak, telaah dokumen di Polres dan Lapas Karangasem serta wawancara komprehensif bersama informan kunci dari Satuan Reserse Narkoba Polres Karangasem dan Lembaga Pemasyarakatan Karangasem. Determinasi sampel mengaplikasikan teknik purposive sampling guna memperoleh informasi yang mendalam dan kontekstual. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pertama Polres Karangasem mengoperasionalisasikan tiga strategi utama yakni program pre-emptive melalui sosialisasi dan edukasi ke institusi pendidikan, program preventif berupa razia dan patroli di titik vulnerabel serta program represif melalui eksekusi hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Kedua impedansi utama mencakup karakteristik geografis Karangasem sebagai koridor penyeberangan lintas wilayah, rendahnya partisipasi komunitas akibat intimidasi serta sistem jaringan peredaran narkotika yang tersegmentasi melalui cell system. Ketiga upaya mengatasi impedansi dilaksanakan dengan mengakselerasi potensi sumber daya manusia melalui pelatihan teknis, peningkatan fasilitas pendukung serta inovasi kebijakan menggandeng desa adat untuk mengkonstruksi awig-awig guna menghadirkan sanksi sosial yang lebih deterministik. Berdasarkan analisis data kualitatif disimpulkan bahwa meskipun intervensi kepolisian telah mengkover berbagai dimensi angka residivisme masih berfluktuasi sehingga diperlukan penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dengan figur komunitas desa adat guna menciptakan ekosistem yang terbebas dari narkotika.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | penyalahgunaan, penanggulangan, narkotika, residivisme |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | NABILA |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:56 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:56 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30377 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
