Sumadianti, Ni Putu Ayu Yuli (2026) ANALISIS POTENSI KEBANGKRUTAN LEMBAGA PEMBIAYAAN YANG TERDAFTAR DALAM BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2020-2024. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA.
|
Text (COVER)
1917051099-COVER.pdf Download (247kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
1917051099-ABSTRAK.pdf Download (8MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1917051099-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (8MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1917051099-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1917051099-BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN)
1917051099-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
1917051099-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
1917051099-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (8MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
1917051099-LAMPIRAN.pdf Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kebangkrutan pada perusahaan subsektor lembaga pembiayaan (multifinance) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Penelitian ini menjadi relevan mengingat adanya fluktuasi kinerja keuangan dan peningkatan risiko kredit sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif komparatif dengan membandingkan tiga model prediksi kebangkrutan, yaitu model Ohlson O-Score, Zmijewski X-Score, dan Grover G-Score. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan lembaga pembiayaan yang terdaftar di BEI, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang menghasilkan 16 perusahaan sebagai objek pengamatan selama 5 tahun dengan total 80 observasi. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi laporan keuangan tahunan yang telah diaudit yang diakses melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan variasi tingkat deteksi potensi kebangkrutan di antara ketiga model: (1) Model Ohlson mengklasifikasikan 88,75% observasi dalam kondisi sehat dan 11,25% dalam kondisi financial distress. (2) Model Zmijewski memberikan hasil yang paling konservatif dengan tingkat deteksi kebangkrutan tertinggi sebesar 16,25%. (3) Model Grover memberikan proyeksi paling optimis dengan mengklasifikasikan 90% observasi dalam kondisi sehat. PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) merupakan satu-satunya perusahaan yang secara konsisten terindikasi mengalami potensi kebangkrutan oleh ketiga model selama periode penelitian. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap model memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap rasio keuangan tertentu, sehingga penggunaan beberapa model secara simultan sangat disarankan untuk memperoleh hasil analisis yang lebih akurat dan komprehensif bagi para pemangku kepentingan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kebangkrutan, Financial Distress, Lembaga Pembiayaan, Ohlson, Zmijewski, Grover. |
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) A General Works > AI Indexes (General) H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Jurusan Ekonomi dan Akutansi > Program Studi Akuntansi (S1) |
| Depositing User: | Ni Putu Ayu Yuli Sumadianti |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 08:00 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 08:00 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30436 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
