Damayanti, Putu Kartika (2026) ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN JUSTICE COLLABORATOR BERBASIS VIKTIMOLOGI MEWUJUDKAN KEADILAN RESTORATIF. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214101123_ Cover .pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101123_Abstrak .pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101123_Bab 1 Pendahuluan .pdf Download (13MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN PUSTAKA)
2214101123_Bab 2 Kajian Pustaka .pdf Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODE PENELITIAN)
2214101123_Bab 3 Metode Penelitian .pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101123_Bab 4 Hasil dan Pembahasan .pdf Restricted to Repository staff only Download (33MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101123_Bab 5 Penutup .pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka .pdf Download (6MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN .pdf Download (153kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep formulasi hukum yang ideal dalam upaya memberikan perlindungan hukum bagi justice collaborator. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kekaburan norma (vague norm) dalam pengaturan perlindungan justice collaborator, khususnya dalam Pasal 10A ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Penelitian ini juga diarahkan untuk menganalisis keberadaan kekaburan norma (vague norm) dalam regulasi mengenai perlindungan justice collaborator, khususnya terhadap rumusan ketentuan Pasal 10A ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian hukum normatif, yang dianalisis melalui pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan metode studi pustaka terhadap bahan-bahan hukum yang berkaitan dengan objek penelitian. Penelitian ini menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier sebagai dasar analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kekaburan norma dalam frasa “pemisahan tempat penahanan” yang tidak memiliki indikator teknis maupun batasan yang jelas, sehingga menimbulkan multitafsir dan inkonsistensi dalam praktik perlindungan justice collaborator. Pembaharuan kebijakan perlindungan justice collaborator perlu dilakukan dengan mengintegrasikan pendekatan viktimologi yang menempatkan justice collaborator sebagai victim-offender overlap, secondary victim, dan victim by circumstance, serta mengedepankan prinsip keadilan restoratif. Pembaharuan tersebut meliputi perumusan indikator teknis pemisahan tempat penahanan, pemberian perlindungan yang komprehensif (fisik, psikologis, sosial, dan hukum), serta penguatan mekanisme evaluasi dan pengawasan yang terintegrasi guna mewujudkan sistem peradilan pidana yang lebih adil, humanis, dan responsif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Justice Collaborator, Viktimologi, Keadilan Restoratif. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Putu Kartika Damayanti |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 04:59 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 04:59 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30710 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
