Analysis of Tri Hita Karana values reflected in the characterization of Peter Pevensie in C.S. Lewis's The Chronicles of Narnia: Prince Caspian

Shanti, Putu Anggi Yumika (2026) Analysis of Tri Hita Karana values reflected in the characterization of Peter Pevensie in C.S. Lewis's The Chronicles of Narnia: Prince Caspian. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2212021060-COVER.pdf

Download (19MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2212021060-ABSTRAK.pdf

Download (9MB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2212021060-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (9MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2212021060-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2212021060-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2212021060-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2212021060-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2212021060-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (9MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2212021060-LAMPIRAN.pdf

Download (9MB)

Abstract

Studi ini meneliti nilai-nilai Tri Hita Karana yang tercermin dalam karakterisasi Peter Pevensie dalam The Chronicles of Narnia: Prince Caspian karya C.S. Lewis. Tri Hita Karana adalah filosofi Bali yang menekankan tiga hubungan harmonis: Parahyangan (manusia–Tuhan), Pawongan (manusia–manusia), dan Palemahan (manusia–lingkungan). Studi ini menggunakan pendekatan interpretatif kualitatif mengikuti model interaktif oleh Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Data dikumpulkan melalui pembacaan cermat, pencatatan, dan tabulasi data, kemudian dianalisis melalui tiga fase perkembangan: pelanggaran, hukuman, dan internalisasi. Temuan mengidentifikasi total 54 sub-urutan yang mencerminkan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam karakterisasi Peter Pevensie. Pawongan muncul sebagai dimensi yang paling dominan, diwakili dalam 28 sub-urutan, diikuti oleh Parahyangan dengan 19 sub-urutan, dan Palemahan dengan 7 sub-urutan. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa perkembangan karakter Peter tidak mengikuti lintasan linier, melainkan proses siklik di mana pelanggaran dan konsekuensinya pada akhirnya mengarah pada internalisasi nilai-nilai setiap dimensi yang lebih dalam. Studi ini berkontribusi pada integrasi kearifan lokal Bali dalam analisis sastra dan menawarkan implikasi bagi pendidikan karakter melalui teks sastra.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Narnia, Sastra Anak, Tri HIta Karana
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PZ Childrens literature
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
Depositing User: Putu Anggi Yumika Shanti
Date Deposited: 20 Jul 2026 01:03
Last Modified: 20 Jul 2026 01:03
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30934

Actions (login required)

View Item View Item