AN ANALYSIS OF CODE-MIXING IN CHEF JUNA'S UTTERANCES IN MASTERCHEF INDONESIA SEASON 5

Susanti, Luh Sri Susi (2026) AN ANALYSIS OF CODE-MIXING IN CHEF JUNA'S UTTERANCES IN MASTERCHEF INDONESIA SEASON 5. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
1912021214-COVER.pdf

Download (331kB)
[img] Text (ABSTRAK)
1912021214-ABSTRAK.pdf

Download (5MB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1912021214-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (5MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1912021214-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1912021214-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1912021214-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
1912021214-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
1912021214-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (5MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
1912021214-LAMPIRAN.pdf

Download (5MB)

Abstract

Code-mixing merupakan fenomena kebahasaan yang umum terjadi dalam komunikasi bilingual dan multilingual, khususnya dalam wacana media, ketika penutur menggabungkan unsur-unsur dari lebih dari satu bahasa untuk mencapai tujuan komunikatif tertentu. Sebagai salah satu juri dalam MasterChef Indonesia Season 5, Chef Juna sering menggabungkan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan sesekali bahasa Bali dalam tuturannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis dan fungsi-fungsi code-mixing yang digunakan oleh Chef Juna. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan menganalisis 33 tuturan yang mengandung code-mixing yang diperoleh dari beberapa episode terpilih MasterChef Indonesia Season 5. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014). Teori Muysken (2000) digunakan untuk mengidentifikasi jenis-jenis code-mixing, sedangkan teori Leech (1981) digunakan untuk menganalisis fungsi-fungsi komunikatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis code-mixing, yaitu insertion dan alternation. Jenis insertion merupakan jenis yang paling dominan dengan 18 kemunculan (54,55%), diikuti oleh alternation sebanyak 15 kemunculan (45,45%), sedangkan congruent lexicalization tidak ditemukan dalam data. Berdasarkan fungsi komunikatifnya, ditemukan empat fungsi, yaitu fungsi ekspresif, informatif, direktif, dan fatis, dengan fungsi ekspresif sebagai fungsi yang paling dominan. Fungsi informatif digunakan untuk menjelaskan konsep-konsep kuliner, fungsi direktif digunakan untuk memberikan instruksi dan saran, sedangkan fungsi fatis digunakan untuk mempertahankan interaksi dengan para peserta. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa code-mixing tidak hanya mencerminkan kompetensi bilingual, tetapi juga berfungsi sebagai strategi komunikasi untuk menyampaikan pengetahuan profesional, mengekspresikan evaluasi, memperkuat otoritas, serta membangun interaksi interpersonal. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian sosiolinguistik dengan menyajikan bukti empiris mengenai realisasi code-mixing beserta fungsi-fungsi komunikatifnya dalam wacana televisi profesional.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: code-mixing, bilingualisme, sosiolinguistik, MasterChef Indonesia, Chef Juna
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
Depositing User: Luh Sri Susi Susanti
Date Deposited: 21 Jul 2026 00:34
Last Modified: 21 Jul 2026 00:34
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31166

Actions (login required)

View Item View Item