ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PENGANGKATAN ANAK DAN AKIBAT HUKUMNYA TERHADAP KEDUDUKAN ANAK: ANALISIS PUTUSAN PN JAKARTA TIMUR (NOMOR 130/PDT.G/2017/PN.JKT.TIM)

Alawiy, Azriel Muhammad Zakkiy (2026) ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PENGANGKATAN ANAK DAN AKIBAT HUKUMNYA TERHADAP KEDUDUKAN ANAK: ANALISIS PUTUSAN PN JAKARTA TIMUR (NOMOR 130/PDT.G/2017/PN.JKT.TIM). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2214101148_COVER.pdf

Download (907kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2214101148_ABSTRAK .pdf

Download (452kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101148_ BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (502kB)
[img] Text (BAB 2 PENDAHULUAN)
2214101148_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (566kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODE PENELITIAN)
2214101148_BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (364kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101148_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101148_BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (312kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101148_ DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (442kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2214101148_ LAMPIRAN.pdf

Download (349kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur Nomor 130/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Tim yang mengabulkan pembatalan pengangkatan anak atas gugatan orang tua angkat, serta akibat hukum pembatalan tersebut terhadap kedudukan keperdataan anak angkat. Isu hukum penelitian bertolak dari kekosongan norma (rechtsvacuum) mengenai keberlakuan asas kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child) pada perbuatan hukum pembatalan pengangkatan anak: hukum positif hanya mewajibkan pengangkatan anak didasarkan pada kepentingan terbaik anak, tanpa mengatur bahwa pembatalannya juga tunduk pada asas yang sama. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, dianalisis secara preskriptif-kualitatif melalui penalaran hukum kritis dengan merekonstruksi ratio decidendi putusan. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, pertimbangan hakim bertumpu pada Pasal 1365 KUHPerdata dan Pasal 46 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, tanpa menguji kepentingan terbaik anak sebagaimana diwajibkan Pasal 2 dan Pasal 39 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, sehingga putusan tidak didasarkan pada asas kepentingan terbaik bagi anak. Diukur dengan standar mengadili berbasis perlindungan anak yang dikembangkan Mahkamah Agung, putusan tersebut mengalami defisit metodologis karena tidak melakukan penilaian multidimensi dan tidak mendengar pendapat anak. Kedua, pembatalan menimbulkan ketidakpastian status keperdataan anak karena amar putusan tidak menegaskan keberlakuan ex tunc atau ex nunc, tidak mengatur hak waris dan nafkah yang telah timbul, serta tidak membebankan tanggung jawab residual kepada orang tua angkat. Penelitian ini merekomendasikan konstruksi pertimbangan hukum yang seharusnya ditempuh hakim serta pembaruan regulasi yang menegaskan bahwa pembatalan pengangkatan anak wajib didasarkan pada kepentingan terbaik bagi anak dan berlaku ex nunc.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Akibat Hukum, Pembatalan Pengangkatan Anak, Kepentingan Terbaik bagi Anak, Ratio Decidendi, Putusan Nomor 130/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Tim
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: AZRIEL MUHAMMAD ZAKKIY ALAWIY
Date Deposited: 09 Oct 2026 05:14
Last Modified: 09 Oct 2026 05:14
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32908

Actions (login required)

View Item View Item