PENGATURAN KEWAJIBAN ADVOKAT UNTUK MENJAGA KERAHASIAAN KLIEN DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM PIDANA INDONESIA

Budianto, Ahmad Rifqi (2022) PENGATURAN KEWAJIBAN ADVOKAT UNTUK MENJAGA KERAHASIAAN KLIEN DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM PIDANA INDONESIA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
1714101004-COVER.pdf

Download (411kB)
[img] Text (ABSTRAK)
1714101004-ABSTRAK.pdf

Download (50kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1714101004-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (177kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1714101004-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (245kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1714101004-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (54kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1714101004-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (284kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
1714101004-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (51kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
1714101004-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (169kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
1714101004-LAMPIRAN.pdf

Download (571kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui dan menganalisa pengaturan mengenai kewajiban advokat menjaga kerahasiaan kliennya yang ditinjau dalam perspektif hukum pidana Indonesia, serta (2) mengetahui dan menganalisa pertimbangan hukum dalam hakim menjatuhkan putusan bersalah pada advokat yang tidak mau membuka kerahasiaan kliennya ditinjau dalam perspektif hukum pidana. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Kemudian jenis bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi pustaka yang kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengaturan mengenai kewajiban advokat dalam menjaga kerahasiaan klien diatur dalam Undang-Undang No. 18 Tahun 2003 Tentang Advokat. Kemudian hak imunitas advokat diatur dalam Pasal 16 UU Advokat, sedangkan kewajiban menjaga kerahasiaan klien termasuk dokumen dan berkas rahasianya diatur dalam Pasal 19 UU Advokat. Serta, (2) Pertimbangan hukum dalam hakim menjatuhkan putusan bersalah kepada advokat yang tidak mau membuka dan menyerahkan dokumen rahasia yang dimiliki kliennya dalam Putusan Pengadilan Tingkat Pertama No. 101/PID.B/2007/PN.PSR yaitu kesalahpahaman kuasa hukum terdakwa dalam menafsirkan Pasal 43 KUHAP yang dalam penyitaan harus mendapatkan izin dari pemiliknya karena dalam kasus sertifikat tersebut, kepemilikan sertifikat tersebut belum sah dinyatakan sebagai milik terdakwa dan harus diperiksa lebih lanjut sehingga dengan tidak menyerahkan sertifikat tersebut maka advokat yang menjadi kuasa hukum terdakwa telah melanggar ketentuan Pasal 216 KUHP.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: advokat, kerahasiaan, kewajiban
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Ahmad Rifqi Budianto
Date Deposited: 17 Feb 2022 07:47
Last Modified: 17 Feb 2022 07:47
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/9970

Actions (login required)

View Item View Item