NILAI-NILAI TOLERANSI PADA PERAYAAN MAULID NABI DI DESA TEGALLINGGAH, SUKASADA, BULELENG BALI DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH

Rahman, Muhari (2023) NILAI-NILAI TOLERANSI PADA PERAYAAN MAULID NABI DI DESA TEGALLINGGAH, SUKASADA, BULELENG BALI DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
1914021020-COVER.pdf

Download (852kB)
[img] Text (ABSTRAK)
1914021020-ABSTRAK.pdf

Download (416kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1914021020-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (328kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1914021020-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (445kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1914021020-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (494kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1914021020-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
1914021020-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (331kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
1914021020-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (415kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
1914021020-LAMPIRAN.pdf

Download (808kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa: (1) Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Desa Tegallinggah (2) keunikan Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Desa Tegallinggah (3) Nila-nilai yang terkandung dalam Maulid Nabi Muhammad yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar Sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan mengunakan metode penelitian Kualitatif Deskriftif. Metode penelitian Kualitatif Deskriftif ini lebih menekankan pada suatu kualitas penelitian. Adapun Langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian Kualitatif Deskriptif ini ada 3 yaitu Observasi, Wawancara dan Studi Dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa Maulid Nabi Muhammad diperkenalkan pertama kali oleh Dinasti Fatimiyah jauh sebelum Al-Barjanzi lahir yang dikenal sebagai pembuat syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad. Akan tetapi Maulid Nabi Muhamad bener-benar popular pada zaman gubernur Ibril (Irak) yaitu Abu Sa’id Al-kukburi pada masa Kepemirintahan Sultan Salahudin Al-ayyubi. Setelah masa kepemimpinan Sultan Salahudin Al-ayyubi memerintah perayaan Maulid Nabi akhirnya berkembang keseluruh Dunia termasuk Indonesia. Kebudayaan yang dibawa ke Indonesia akhirnya bercampur dengan kebudayaan lokal sehingga unsur-unsur pada Maulid juga terdapat unsur atau pencampuran dengan budaya lokal. Adapun nila-nilai yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejara yaitu nilai religi, nilai sosial dan nilai budaya. Pada ketiga nilai ini nantinya akan dibungkus dengan Modul IPS Sejarah. Kata kunci: Sejarah Maulid, Kebudayaan, Sumber Ajar Sejarah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Sejarah Maulid, Kebudayaan, Sumber Ajar Sejarah
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Sejarah Sosiologi dan Perpustakaan > Program Studi Pendidikan Sejarah (S1)
Depositing User: Muhari Rahman
Date Deposited: 12 Jul 2023 03:18
Last Modified: 12 Jul 2023 03:18
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/15851

Actions (login required)

View Item View Item