HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KADAR ASAM URAT DI PUSKESMAS KUBUTAMBAHAN II TAHUN 2025

Widana, I Nengah Krisna Murthi Ary (2026) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KADAR ASAM URAT DI PUSKESMAS KUBUTAMBAHAN II TAHUN 2025. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2218011108-COVER.pdf

Download (541kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2218011108-ABSTRAK.pdf

Download (249kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2218011108-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (275kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2218011108-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (395kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2218011108-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (421kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2218011108-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (434kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2218011108-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (235kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2218011108-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (276kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2218011108-LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Pertumbuhan populasi berdampak pada penyakit asam urat yang menjadi isu kesehatan global dengan tingkat prevalensi yang signifikan. Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2017, prevalensi penyakit asam urat secara global mencapai 34,2%. Di Indonesia, prevalensi asam urat yang terdiagnosis oleh dokter pada penduduk usia ≥ 15 tahun mencapai 7,30%, dengan Bali mencatatkan 10,46% dan Kabupaten Buleleng mencapai 12,93% (Riskesdas, 2018). Indeks Massa Tubuh (IMT) telah diakui oleh WHO sebagai ukuran epidemiologis terbaik untuk mengevaluasi kelebihan atau kekurangan berat badan dan merupakan faktor risiko potensial terhadap berbagai masalah metabolisme, termasuk peningkatan kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kadar asam urat di Puskesmas Kubutambahan II pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antar variabel pada suatu waktu pengamatan yang dilakukan. Menggunakan data sekunder berupa hasil rekam medis dengan jumlah sampel sebanyak 45 pasien. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi IMT dan kadar asam urat, secara bivariat menggunakan uji korelasi rank spearman guna mengetahui hubungan antara kedua variabel tersebut, serta secara multivariat untuk mengontrol variabel perancu yaitu usia dan jenis kelamin. Berdasarkan hasil uji rank spearman, koefisien korelasi (r) yang diperoleh sebesar 0,344 (0,20-0,399). Hal ini menunjukkan adanya korelasi positif antara indeks massa tubuh (IMT) dengan kadar asam urat, artinya peningkatan IMT cenderung diikuti peningkatan kadar asam urat. Hasil pengujian juga menunjukkan nilai p sebesar 0,021 (<0,05), yang menandakan adanya hubungan yang bermakna antara IMT dengan kadar asam urat. Pada analisis multivariat, IMT dengan kadar asam urat tidak memiliki hubungan yang bermakna (p = 0,063), dan variabel usia serta jenis kelamin juga tidak berhubungan secara signifikan dengan kadar asam urat (p > 0,05).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Indeks massa tubuh, Kadar asam urat, Rekam medis
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1)
Depositing User: I Nengah Krisna Murthi Ary Widana
Date Deposited: 15 Jan 2026 00:37
Last Modified: 15 Jan 2026 00:37
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27558

Actions (login required)

View Item View Item