Lusiani, Andi (2026) English Language Teachers' Acceptance Toward Artificial Intelligence in SMP Negeri 4 Singaraja: a Phenomenological Study. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2112021111_COVER.pdf Download (346kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2112021111_ABSTRAK.pdf Download (196kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2112021111_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (10MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2112021111_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2112021111_BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2112021111_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2112021111_BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2112021111_ DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (10MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2112021111_LAMPIRAN.pdf Download (10MB) |
Abstract
Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengalaman dan persepsi guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 4 Singaraja terhadap penggunaan Artificial Intelligence dalam kegiatan pembelajadan dan pengajaran Bahasa Inggris, serta mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi penerimaan pemanfaatannya. Untuk mencapai tujuan itu, digunakan pendekatan kualitatif dengan design fenomenologis dalam membantu menggali pengalaman langsung dari empat guru Bahas Inggris yang diklasifikasikan sebagai digital native dan digital transmigrant melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Kerangka Technology Acceptence Model (TAM) digunakan sebagai landasan analisis, dengan fokus persepsi kebermanfaatan dan persepsi kemudahan. Hasilnya penelitian ini menunjukan bahwa guru Bahasa Inggris pada umumnya memiliki sikap yang positif terhadap AI, terutama sebagai alat bantu. Guru digital native menunjukan Tingkat penerimaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan digital transmigrant. Kendala utamanya, ditemukan keterbatasan keterampilan teknologi, kekhawatiran, serta potensi berkurangnya interaksi antar guru dan murid. Hal ini menunjukan bahwa Artificial Intelligence dipandang sebagai alat pendukung pembelajaran, bukan sebagai pengganti peran guru. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan adanya pelatihan berkelanjutan, penyediaan fasilitas yang baik, serta dukungan melalui kebijakan untuk mendukung integrasi AI secara efektif dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Artificial Intelligence, Penerimaan Guru, Pembelajaran Bahasa Inggris, Technology Acceptence Model, Studi Fenomenologis |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1) |
| Depositing User: | ANDI LUSIANI |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 00:36 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 00:36 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27671 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
