Hubungan Faktor Maternal pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sawan I Tahun 2022–2024

Darma, I Gede Arya Satya (2026) Hubungan Faktor Maternal pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sawan I Tahun 2022–2024. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2218011035-COVER.pdf

Download (746kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2218011035-ABSTRAK.pdf

Download (261kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2218011035-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (273kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2218011035-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (734kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2218011035-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (533kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL PENELITIAN)
2218011035-BAB 4 HASIL PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (456kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PEMBAHASAN)
2218011035-BAB 5 PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (339kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6 PENUTUP)
2218011035-BAB 6 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (242kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2218011035-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (288kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2218011035-LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan menurut usia di bawah −2 standar deviasi median pertumbuhan World Health Organization dan masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Faktor maternal selama kehamilan berperan penting dalam periode 1000 Hari Pertama Kehidupan dan berkontribusi terhadap terjadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor maternal ibu hamil, meliputi Kekurangan Energi Kronis (KEK), kehamilan usia remaja, dan tinggi badan pendek dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sawan I tahun 2022–2024. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain case control secara retrospektif pada 70 balita diantaranya 35 balita stunting sebagai kasus dan 35 balita tidak stunting sebagai kontrol. Data diperoleh dari rekam medis dan buku KIA, kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27 melalui analisis univariat, bivariat dengan uji Chi–Square, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara KEK ibu hamil dan kejadian stunting (p = 0,004; OR = 4,889; CI 95%: 1,759–13,586) serta antara tinggi ibu dan kejadian stunting (p = 0,004; OR = 4,792; CI 95%: 1,741–13,188), sedangkan kehamilan usia remaja tidak menunjukkan hubungan bermakna (p = 0,135; OR = 3,100; CI 95%: 0,867–11,079). Analisis multivariat menunjukkan bahwa KEK (p = 0,033; AOR = 3,327; CI 95%: 1,104–10,025) dan tinggi ibu (p = 0,029; AOR = 3,375; CI 95%: 1,129–10,083) merupakan faktor yang berpengaruh secara independen terhadap kejadian stunting, dengan tinggi badan pendek sebagai faktor paling dominan. Model regresi memiliki kelayakan baik dan mampu menjelaskan 29% variasi kejadian stunting. Penelitian ini menegaskan bahwa status gizi dan kondisi antropometri ibu selama kehamilan berperan penting dalam kejadian stunting pada balita, sehingga upaya pencegahan perlu difokuskan pada peningkatan status gizi ibu hamil dan deteksi dini faktor risiko maternal sejak kehamilan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kekurangan energi kronis, Tinggi badan pendek, Kehamilan usia remaja, Stunting
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1)
Depositing User: I Gede Arya Satya Darma
Date Deposited: 26 Jan 2026 00:25
Last Modified: 26 Jan 2026 00:25
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27740

Actions (login required)

View Item View Item