Sadin, Yuliana Ivantri (2026) EFEKTIVITAS BIOFUNGISIDA JAMUR Trichoderma harzianum DAN Trichoderma koningii TERHADAP PENYAKIT LAYU Fusarium DAN PERTUMBUHAN VEGETATIF PADA TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2113091003-COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2113091003-ABSTRAK.pdf Download (278kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2113091003-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (345kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2113091003-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (569kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 MATODELOGI PENELITIAN)
2113091003-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (551kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2113091003-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (566kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2113091003-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (251kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2113091003-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (281kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2113091003-LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Cabai merah adalah komoditas hortikultura dengan nilai ekonomi tinggi. Produksi cabai merah mengalami penurunan sebesar 50% pada tahun 2021 akibat serangan penyakit layu Fusarium. Agensia hayati seperi jamur Trichoderma harzianum dan Trichoderma koningii merupakan alternati yang ramah lingkungan untuk pengendalian penyakit layu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana variasi dosis biofungisidan jamur Trichoderma harzianum dan Trichoderma koningii mempengaruhi perbedaan intensitas serangan penyakit layu Fusarium dan pertumbuhan vegetatif tanaman cabai merah. Penelitian ini merupakan true experiment dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan masing-masing (0 (kontrol), 10 gram, 20 gram, 30 gram biofungisidan T. harzianum dan T. koningii) dengan 5 kali ulangan. Penelitian ini diawali dengan melakukan perbanyakan agensia hayati menggunakan medium jagung. Hasil perbanyakan agensia hayati kemudian di aplikasikan pada tanaman cabai merah, yang selanjutnya di infeksi oleh jamur patogen Fusarium kemudian diamati sekali dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi dosis biofungisida jamur Trichodema harzianum dan Trichoderma koningii mengakibatkan perbedaan intensitas serangan penyakit layu Fusarium, tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman cabai merah. Intensitas paling rendah ditemukan pada dosis 30 gram biofungisida jamur Trichoderma harzianum yaitu sebesar 1,60% yang menandakan agensia hayati ini layak digunakan dibandingkan pada kontrol sebesar 48,40 %. Variasi dosis biofungisida jamur Trichoderma harzianum dan Trichoderma koningii mengakibatkan perbedaan secara signifikan pada tinggi tanaman. Pertumbuhan tertinggi terdapat pada perlakuan dosis 30 gram biofungisida jamur Trichoderma koninggi yaitu 31,80 cm dan di ikuti oleh dosis 30 gram Trichoderma harzianum sebesar 27,60 cm. Variasi dosis biofungisida jamur Trichoderma harzianum dan Trichoderma koningii mengakibatkan perbedaan secara signifikan pada jumlah daun yaitu jumlah tertinggi terdapat pada dosis 30 gram Trichoderma harzianum sebesar 35,80 helai dan diikuti oleh dosis 30 gram Trichoderma koningii sebesar 32,20 helai.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fusarium, Trichoderma harzianum, Trichoderma koningii, cabai merah, pertumbuhan vegetatif |
| Subjects: | Q Science > QK Botany |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan > Program Studi Biologi (S1) |
| Depositing User: | Yuliana Ivantri Sadin |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 07:10 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 07:10 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27956 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
