Putri, Kadek Mei Eriani (2026) TINJAUAN YURIDIS TERKAIT PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS MELALUI METODE ARBITRASE ONLINE (STUDI PERBANDINGAN DI INDONESIA DAN DI CHINA). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214101072_COVER.pdf Download (404kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101072_ABSTRAK.pdf Download (239kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101072_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (374kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101072_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (413kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101072_BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101072_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (576kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101072_BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (300kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101072_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (338kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214101072_LAMPIRAN.pdf Download (148kB) |
Abstract
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan hukum arbitrase online di Indonesia serta membandingkan mekanisme pelaksanaannya antara Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dan Shenzhen Court of International Arbitration (SCIA) di China. Penulisan ini bertujuan untuk mengungkap metode arbitrase online dalam sistem hukum Indonesia dan China, mengingat kemajuan teknologi informasi yang memberikan transformasi penyelesaian konflik korporasi yang lebih cepat dan efisien. Metodologi penulisan yang digunakan adalah penulisan hukum normatif, yang menggunakan pendekatan hukum dan komparatif. Penulisan ini menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier sebagai dasar analisis. Temuan penulisan menunjukkan bahwa (1) regulasi arbitrase online di Indonesia tidak secara eksplisit diatur dalam UU No 30 Tahun 1999 terkait Arbitrase dan Penyelesaian Sengketa Alternatif; namun, implementasinya dimungkinkan melalui interpretasi ketentuan yang ada dan didukung oleh peraturan internal BANI, meskipun masih terbatas dan kurang memiliki legitimasi regulasi yang komprehensif.. Sementara itu, di China, pengaturan arbitrase didasarkan pada PRC Arbitration Law beserta judicial interpretation yang memberikan dasar hukum yang lebih jelas bagi pengembangan arbitrase online oleh lembaga seperti SCIA. Kemudian, (2) Mekanisme arbitrase online dalam Lembaga di China telah diatur secara lebih terstruktur dan terperinci sehingga memberikan kepastian hukum yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia yang masih beradaptasi. Dengan demikian, arbitrase online sah dilaksanakan di Indonesia, namun masih memerlukan pembaruan regulasi guna menjamin kepastian hukum, validitas dokumen elektronik, serta kekuatan eksekutorial putusan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Arbitrase Online, Sengketa Bisnis, BANI, SCIA |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Kadek Mei Eriani Putri |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 06:38 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 06:38 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29092 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
