Wayan, Adrian (2026) Payung Hitam Untuk Republik: Aksi Kamisan di Jakarta dan Monumen Ingatan Tragedi Semanggi I Serta Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214021020-COVER.pdf Download (276kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214021020-ABSTRAK .pdf Download (79kB) |
|
|
Text (PENDAHULUAN)
2214021020-BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (207kB) |
|
|
Text (KAJIAN TEORI)
2214021020-BAB II KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (206kB) | Request a copy |
|
|
Text (METODE PENELITIAN)
2214021020- BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (97kB) | Request a copy |
|
|
Text (HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214021020- BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (PENUTUP)
2214021020-BAB V PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (37kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214021020-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (179kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214021020-LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Kajian ini mengulas tentang Aksi Kamisan sebagai manifestasi dari perlawanan terhadap lupa atas Tragedi Semanggi I serta potensinya bagi sumber belajar sejarah di SMA. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode sejarah dalam tehnik pengumpulan ddan pendekatannya melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Dalam analisisnya menggunakan kerangka teoritik dari Pierre Nora soal situs ingatan, Ben Anderson tentang komunitas terbayang dan konsep aksi massa yang unik. Hasil dari kajian ini menunjukan bahwa Aksi Kamisan berfungsi sebagai situs ingatan yang berupa nonfisik untuk menjaga memori kolektif korban pelanggaran HAM melalui simbol dan keberlanjutan aksi damai yang konsisten di ruang publik. Melalui media sosial yang menjadikan reproduksi simbol seperti payung hitam, untuk membentuk kesadaran kolektif antar lintas daerah yang merepresentasikan komunitas terbayang yang berbasis solidaritas moral. Selain itu sebagai aksi massa, Aksi Kamisan dapat dikatakan memiliki karakter yang unik karena bersifat damai, konsisten dan berorientasi kepada pemeliharaan ingatan. Selain itu dalam konteks Pendidikan, Kamisan memiliki relevansi terhadap pembelajaran sejarah kontemporer yang mendorong pada sikap kritis, empati dan refleksi. Kajian ini menyimpulkan bahwa Aksi Kamisan tidak hanya sebagai ruang perlawanan yang penuh simbolik, tetapi juga menyajikan makna pengungkapan kebenaran dan pemulihan yang adil, sehingga diharapkan akan melahirkan generasi yang mengingat tanpa harus mewarisi dendam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aksi Kamisan, monumen ingatan, situs ingatan, pembelajaran sejarah |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) D History General and Old World > D History (General) > D204 Modern History H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform L Education > LA History of education |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Sejarah Sosiologi dan Perpustakaan > Program Studi Pendidikan Sejarah (S1) |
| Depositing User: | Wayan Adrian |
| Date Deposited: | 29 May 2026 05:17 |
| Last Modified: | 29 May 2026 05:17 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29451 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
