Yanti, Luh Esta (2026) PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN WORK LIFE BALANCE TERHADAP STRES KERJA KARYAWAN PADA BALI MANDIRA BEACH RESORT & SPA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2217041279-COVER.pdf Download (571kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2217041279-ABSTRAK.pdf Download (208kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2217041279-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (552kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2217041279-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (855kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2217041279-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (752kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2217041279-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2217041279-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (344kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2217041279-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (365kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2217041279-LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh simultan dan parsial lingkungan kerja serta work life balance terhadap stres kerja karyawan di Bali Mandira Beach Resort & Spa. Rancangan penelitian bersifat kuantitatif kausal, dengan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS 26.0 for Windows. Sampel diperoleh melalui metode probability sampling (simple random sampling). Penelitian ini melibatkan 120 responden dan menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan work life balance berpengaruh signifikan terhadap stres kerja. Lingkungan kerja memiliki koefisien regresi sebesar -0,127 dengan signifikansi 0,002, sedangkan work life balance memiliki koefisien sebesar -0,523 dengan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa semakin baik lingkungan kerja dan work life balance, semakin rendah stres kerja. Hasil analisis menunjukkan, (1) kedua variabel secara simultan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja, (2) lingkungan kerja berpengaruh negatif dan signifikan, serta (3) work life balance berpengaruh negatif dan signifikan. Variabel work life balance mendominasi pengaruhnya dibandingkan lingkungan kerja, sebagaimana terlihat dari nilai signifikansi yang lebih rendah. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan work life balance dan lingkungan kerja efektif mengurangi stres, terutama pada pekerja shift yang rentan terhadap ketidakseimbangan waktu. Berdasarkan hasil, organisasi disarankan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya manusia dengan menjaga keseimbangan tuntutan pekerjaan dan kondisi karyawan, serta memastikan beban kerja proporsional. Peningkatan work life balance dapat dilakukan melalui kebijakan cuti fleksibel, istirahat antar shift yang memadai, dan minimalkan gangguan waktu pribadi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan eksplorasi dengan menggunakan karyawan non shift sebagai responden dan tetap menggunakan variabel yang sama seperti penelitian ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lingkungan kerja, work life balance, stres kerja |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Jurusan Manajemen > Program Studi Manajemen (S1) |
| Depositing User: | Luh Esta Yanti |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 06:09 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 06:09 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30966 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
