ANALISIS CAMPUR KODE DALAM LIRIK LAGU FANFARE OLEH TWICE

Bimantara, Kadek Danu (2026) ANALISIS CAMPUR KODE DALAM LIRIK LAGU FANFARE OLEH TWICE. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2212061004-COVER.pdf

Download (17MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2212061004-ABSTRAK.pdf

Download (188kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2212061004-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (192kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2212061004-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (297kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODE PENELITIAN)
2212061004-BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (167kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2212061004-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (307kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2212061004-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (176kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR RUJUKAN)
2212061004-DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (181kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2212061004-LAMPIRAN.pdf

Download (237kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan jenis campur kode serta fungsi campur kode yang terdapat dalam lirik lagu Fanfare oleh TWICE. Penelitian ini menggunakan teori jenis campur kode menurut Muysken (2000) dan teori fungsi campur kode menurut Appel & Muysken (2005). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa lirik lagu Fanfare oleh TWICE. Data dikumpulkan melalui metode simak catat, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan teori yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam lirik lagu Fanfare ditemukan 17 data campur kode yang terdiri atas tujuh data campur kode insersi dan sepuluh data campur kode alternasi. Jenis leksikalisasi kongruen tidak ditemukan karena perbedaan sistem gramatikal antara bahasa Jepang dan bahasa Inggris. Dari sisi fungsi, ditemukan 24 kemunculan fungsi yang meliputi fungsi ekspresif (sebelas data), fungsi direktif (tujuh data), fungsi fatis (tiga data), fungsi puitis (dua data), dan fungsi referensial (satu data). Fungsi metalinguistik tidak ditemukan. Fungsi ekspresif merupakan fungsi yang paling dominan, yang menunjukkan bahwa campur kode dalam lirik lagu Fanfare terutama digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan emosi dalam penyampaian pesan motivatif lagu. Temuan ini mempertegas bahwa campur kode dalam lirik lagu merupakan strategi linguistik yang fungsional dan disengaja, bukan sekadar variasi bahasa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: campur kode, jenis campur kode, fungsi campur kode, lirik lagu Fanfare, TWICE
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang (S1)
Depositing User: Kadek Danu Bimantara
Date Deposited: 23 Jul 2026 05:15
Last Modified: 23 Jul 2026 05:15
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31340

Actions (login required)

View Item View Item