Hartawan, I Gede Gelgel (2026) ANALISIS KAJIAN ETNOSAINS PADA KESENIAN BUMBUNG KEPYAK DI KELURAHAN PENDEM SEBAGAI PENDUKUNG MATERI PEMBELAJARAN IPA SMP. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2213071020-COVER.pdf Download (35MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2213071020-ABSTRAK.pdf Download (17MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2213071020-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2213071020-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2213071020-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2213071020-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2213071020-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (635kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2213071020-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (620kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2213071020-LAMPIRAN.pdf Download (8MB) |
Abstract
Pembelajaran IPA yang kontekstual dapat diwujudkan melalui integrasi budaya lokal dalam proses pembelajaran. Salah satu budaya lokal yang berpotensi menjadi sumber belajar IPA adalah kesenian Bumbung Kepyak di Kelurahan Pendem, Kabupaten Jembrana, Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alat dan bahan, proses pembuatan instrumen, teknik memainkan instrumen, serta mengkaji konsep-konsep sains yang terkandung dalam kesenian Bumbung Kepyak sebagai pendukung materi pembelajaran IPA SMP. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnosains. Pemilihan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling dan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan dan teknik memainkan instrumen kepyak, kendang, dan gem mengandung berbagai konsep IPA, meliputi getaran, gelombang dan bunyi, kalor dan perpindahannya, klasifikasi makhluk hidup pesawat sederhana, tekanan, gaya, perubahan energi, sifat bahan, serta sistem gerak manusia. Konsep-konsep tersebut relevan dengan materi IPA SMP pada Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, kesenian Bumbung Kepyak memiliki potensi sebagai sumber belajar berbasis etnosains yang dapat mendukung pembelajaran IPA yang lebih kontekstual sekaligus berkontribusi dalam peningkatan literasi sains serta pelestarian budaya lokal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Etnosains, Bumbung Kepyak, budaya lokal, pembelajaran IPA. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA > Program Studi Pendidikan IPA (S1) |
| Depositing User: | I Gede Gelgel Hartawan |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 02:30 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 02:30 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31582 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
