RANCANG DESAIN WEBSITE PENJUALAN JARINGAN INTERNET DENGAN MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING (STUDI KASUS: PT. RABIK BANGUN PERTIWI)

Wirayuda, Anak Agung Eka (2026) RANCANG DESAIN WEBSITE PENJUALAN JARINGAN INTERNET DENGAN MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING (STUDI KASUS: PT. RABIK BANGUN PERTIWI). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2115091090-COVER.pdf

Download (11MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2115091090-ABSTRAK.pdf

Download (9MB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2115091090-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (9MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2115091090-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2115091090-BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2115091090-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2115091090-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2115091090-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (9MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2115091090-LAMPIRAN.pdf

Download (9MB)

Abstract

PT. Rabik Bangun Pertiwi merupakan perusahaan penyedia layanan internet yang mengelola situs web bernama Blueline. Pada kondisi awal, situs web tersebut hanya beroperasi sebagai media promosi statis dengan fungsionalitas yang sangat terbatas. Sistem yang ada belum dilengkapi dengan fitur transaksi mandiri, sehingga rincian informasi layanan tidak tersampaikan secara utuh kepada pelanggan. Kondisi ini menciptakan hambatan bagi pengguna ketika ingin menelusuri spesifikasi layanan maupun melakukan pembelian paket internet. Selanjutnya, tidak adanya sistem terintegrasi berdampak pada alur kerja administratif seperti memproses pendataan pelanggan, dan pencatatan transaksi operasional. Penelitian ini dilaksanakan untuk merancang ulang antarmuka situs web penjualan jaringan internet Blueline guna menyelesaikan kendala fungsional tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah metode Design Thinking yang mencakup lima tahapan sistematis, yaitu Empathise, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Tahap pengujian prototype diukur menggunakan standar metrik ISO 9241-11 dengan parameter yaitu efektivitas (effectiveness), efisiensi (efficiency), dan kepuasan pengguna (satisfaction). Evaluasi ini melibatkan enam belas responden yang terbagi ke dalam tiga kelompok operasional, yakni satu administrator, lima pelanggan aktif, dan sepuluh calon pelanggan. Pengukuran parameter kepuasan dieksekusi melalui metode kualitatif Concurrent Think-Aloud (CTA) untuk mendokumentasikan kendala navigasi dan beban kognitif pengguna secara langsung saat berinteraksi dengan antarmuka. Hasil pengujian lanjutan (re-test) setelah proses perbaikan iteratif menunjukkan bahwa rancangan antarmuka yang baru mencatatkan tingkat keberhasilan penyelesaian tugas sebesar 100%. Pada parameter efisiensi, seluruh skenario instruksi dapat diselesaikan oleh responden sesuai dengan alur sistem operasional yang dirancang tanpa hambatan interaksi visual. Hasil evaluasi kepuasan menunjukkan hilangnya disorientasi antarmuka, yang mengindikasikan bahwa perombakan arsitektur informasi telah berhasil diselaraskan dengan kebutuhan pengguna akhir.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Design Thinking, ISO 9241-11, Concurrent Think-Aloud, Website.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik dan Kejuruan > Jurusan Teknik Informatika > Program Studi Sistem Informasi (S1)
Depositing User: Anak Agung Eka Wirayuda
Date Deposited: 05 Aug 2026 00:09
Last Modified: 05 Aug 2026 00:09
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32035

Actions (login required)

View Item View Item