Tamala, Verlinsti Vania (2026) EXPLORING THE DIGITAL WELLBEING OF GENERATION Z EFL TEACHERS IN USING AI-BASED TOOLS FOR TEACHING PRACTICES: A PHENOMENOLOGICAL INQUIRY IN AMBON ISLAND. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2229081014-COVER.pdf Download (404kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2229081014-ABSTRAK.pdf Download (114kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2229081014-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (229kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2229081014-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (327kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2229081014-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (342kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2229081014-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (443kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2229081014-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (156kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2229081014-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (165kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2229081014-LAMPIRAN.pdf Download (253kB) |
Abstract
Integrasi pesat Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam pengajaran bahasa Inggris telah mengubah praktik profesional guru sekaligus menciptakan tuntutan digital baru yang dapat memengaruhi kesejahteraan digital mereka. Meskipun penelitian sebelumnya telah mengkaji adopsi AI dan efektivitas instruksional, perhatian yang diberikan terhadap pengalaman nyata guru dalam menjaga kesejahteraan digital saat menggunakan perangkat berbasis AI masih terbatas, khususnya di kalangan guru bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) dari Generasi Z di Indonesia. Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman nyata terkait kesejahteraan digital guru EFL Generasi Z dalam menggunakan perangkat berbasis AI untuk praktik pengajaran di Ambon, Indonesia. Studi kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi transendental Moustakas (1994). Tiga guru EFL Generasi Z dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka, wawancara semi-terstruktur, dan jurnal reflektif yang disalurkan melalui Google Forms. Data dianalisis menggunakan prosedur fenomenologi transendental Moustakas. Temuan penelitian mengungkapkan empat tema: (1) Memandang Perangkat Berbasis AI sebagai Mitra Pengajaran Profesional, (2) Menegosiasikan Kesejahteraan Digital melalui Otonomi Profesional, (3) Menghadapi Tantangan Profesional dalam Integrasi Perangkat Berbasis AI, dan (4) Mempertahankan Kesejahteraan Digital melalui Praktik Reflektif terhadap Perangkat Berbasis AI. Para partisipan memandang AI sebagai dukungan profesional yang berharga meskipun menghadapi tantangan teknis, pedagogis, etis, dan psikologis. Mereka menjaga kesejahteraan digital melalui evaluasi kritis terhadap hasil keluaran AI, regulasi diri, penilaian profesional, dukungan sosial, dan batasan digital yang sehat. Esensi bersama dari fenomena ini menunjukkan bahwa kesejahteraan digital dialami sebagai bentuk otonomi profesional melalui integrasi AI yang terkendali; kesejahteraan lebih bergantung pada persepsi kendali, pengambilan keputusan yang reflektif, dan penggunaan teknologi yang seimbang daripada sekadar kuantitas penggunaan AI. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman mengenai kesejahteraan digital dalam pengajaran EFL berbantuan AI serta memberikan implikasi praktis bagi integrasi AI yang bertanggung jawab dan pengembangan profesional guru.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kecerdasan Buatan (AI), perangkat berbasis AI, kesejahteraan digital, Generasi Z, guru EFL, fenomenologi, fenomenologi transendental. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S2) |
| Depositing User: | Verlinsti Vania Tamala |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 05:01 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 05:01 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32493 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
