Analisis Tindak Tutur dalam novel Sendiri karya Tere Liye

Pureni, Gek Putu Maysily Jayestha (2026) Analisis Tindak Tutur dalam novel Sendiri karya Tere Liye. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2329011001-COVER.pdf

Download (354kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2329011001-ABSTRAK.pdf

Download (200kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2329011001-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (924kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2329011001-BAB 2 KAJIAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (491kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2329011001-BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (170kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2329011001-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2329011001-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (190kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2329011001-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (564kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2329011001-LAMPIRAN.pdf

Download (347kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengklasifikasikan jenis tindak tutur (lokusi, ilokusi, dan perlokusi) yang muncul dalam novel Sendiri karya Tere Liye, serta (2) menganalisis faktor penyebab digunakannya tindak tutur dalam peristiwa percakapan pada novel Sendiri karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, menggunakan sumber data berupa novel dengan metode pengumpulan data dokumentasi yakni membaca dan mencatat data-data yang berupa teks atau kutipan narasi. Adapun metode analisis yang digunakan dalam menganalisis data pada novel Sendiri karya Tere Liye adalah analisis mengalir (flow model of analysis) meliputi tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) terdapat 180 tuturan yang ditemukan dari analisis data terhadap novel Sendiri karya Tere Liye diantaranya; pertama, tindak tutur Lokusi sebanyak 78 tuturan berupa tuturan pernyataan, tuturan pertanyaan, dan tuturan perintah; kedua, tindak tutur Ilokusi berjumlah 82 tuturan yang dikelompokkan menjadi lima yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif; serta tindak tutur Perlokusi berjumlah 20 tuturan. (2) ditemukannya faktor penyebab digunakannya tindak tutur pada dialog percakapan antartokoh dikategorikan menjadi dua aspek utama yaitu faktor suasana emosional dan faktor tujuan komunikasi (fungsional), meliputi; pertama, munculnya faktor situasi cerita yang emosional terjadi karena adanya kondisi psikologis seorang penutur yang sedang berduka; kedua adanya faktor tujuan komunikasi yakni keinginan penutur mendesak mitra tuturnya agar bersedia mengikuti perintahnya; ketiga, adanya faktor tujuan komunikasi yakni keinginan penutur menasihati dengan cara menyindir mitra tuturnya agar bisa mengikhlaskan keadaan; keempat, munculnya keinginan penutur mengajak dan meyakinkan mitra tuturnya untuk menyelesaikan misi, dengan harapan dapat memengaruhi mitra tuturnya agar bersedia mengikutinya

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: tindak tutur, novel, pragmatik
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Pendidikan Bahasa (S2)
Depositing User: Gek Putu Maysily Jayestha Pureni
Date Deposited: 19 Aug 2026 00:05
Last Modified: 19 Aug 2026 00:05
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32690

Actions (login required)

View Item View Item