CRITICAL LANGUAGE AWARENESS IN LEARNING ENGLISH ON NON-ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS AT GANESHA UNIVERSITY OF EDUCATION

Swadnyana, Ida Bagus Yoga (2021) CRITICAL LANGUAGE AWARENESS IN LEARNING ENGLISH ON NON-ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS AT GANESHA UNIVERSITY OF EDUCATION. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
1712021135-COVER.pdf

Download (441kB)
[img] Text (ABSTRAK)
1712021135-ABSTRAK.pdf

Download (71kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1712021135-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (144kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1712021135-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (149kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1712021135-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (269kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1712021135-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (303kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
1712021135-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (119kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
1712021135-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (131kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
1712021135-LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran bahasa kritis dari mahasiswa MPK (Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian) non-Pendidikan Bahasa Inggris dalam kursus bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode campuran, penelitian ini disematkan dengan pendekatan kuantitatif dengan dominan kualitatif. Setting penelitian ini adalah 10 kelas MPK Undiksha tahun ajaran 2020/2021. Penelitian dilakukan di masa pandemi Covid-19, dengan mencari data secara online. Penelitian ini melibatkan 290 mahasiswa jurusan non-bahasa Inggris dari Universitas Pendidikan Ganesha. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama, angket, studi dokumen, dan pedoman wawancara semi terstruktur. Kesadaran Bahasa Inggris kritis memilki 3 ranah: kognitif, afektif, dan social. Angket dan studi dokumen digunakan untuk menentukan domain kognitif. Studi dokumen diambil dari nilai ujian tengah semester bahasa Inggris. Sedangkan, angket dan wawancara digunakan untuk menentukan ranah afektif dan ranah sosial dalam pembelajaran bahasa Inggris. Wawancara semi terstruktur digunakan untuk mengkonfirmasi dan menggali lebih dalam respon siswa terhadap angket dan hasil studi dokumen. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan semua ranah tersebut dalam kualifikasi kuat. Hasil belajar ranah kognitif ini memiliki kualifikasi kuat, sedangkan hasil studi dokumen menunjukkan bahwa siswa berada pada tingkat menengah. Artinya, siswa sudah baik dalam mengolah bahasa meliputi menghafal, mengingat, memahami struktur bahasa yang benar, dan penggunaan kosa kata yang benar dalam menggunakan bahasa Inggris. Pada ranah afektif, mahasiswa memiliki kondisi atau sifat psikologis yang kuat ketika mempelajari bahasa Inggris sebagai salah satu mata kuliah. Ranah sosial menunjukkan bahwa siswa memiliki kesadaran yang kuat dalam menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi di masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bahasa Inggris, Bahasa, Kesadaran Bahasa
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
Depositing User: Ida Bagus Yoga Swadnyana
Date Deposited: 25 Jul 2021 03:09
Last Modified: 25 Jul 2021 03:09
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/7351

Actions (login required)

View Item View Item