ASMARIA, ALMIRA (2026) LANGUAGE COMPREHENSION AND EXPRESSION OF A BILINGUAL CHILD WITH SPEECH DELAY. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (2329081025 _COVER)
2329081025 _COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (2329081025_ABSTRAK)
2329081025_ABSTRACT.pdf Download (116kB) |
|
|
Text (2329081025_BAB 1 PENDAHULUAN)
2329081025_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (30MB) |
|
|
Text (2329081025_BAB 2 KAJIAN TEORI)
2329081025_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (30MB) | Request a copy |
|
|
Text (2329081025_METODELOGI PENELITIAN)
2329081025_BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (30MB) | Request a copy |
|
|
Text (2329081025_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2329081025_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (30MB) | Request a copy |
|
|
Text (2329081025_BAB 5 PENUTUP)
2329081025_BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (30MB) | Request a copy |
|
|
Text (2329081025_DAFTAR PUSTAKA)
2329081025 _DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (30MB) |
|
|
Text (2329081025_LAMPIRAN)
2329081025 _LAMPIRAN.pdf Download (9MB) |
Abstract
Penelitian ini berfokus pada perkembangan bilingualisme pada anak yang telah terpapar bahasa Indonesia dan Inggris sejak bayi dengan paparan bahasa campuran dan telah mengalami banyak paparan media. Kondisi ini menyebabkan kebingungan bahasa dan keterlambatan bicara. Untuk mengejar bilingualisme pada anak dengan keterlambatan bicara, orang tua menerapkan pendekatan Satu Orang Tua Satu Bahasa (1P1L) sebagai pemisahan bahasa untuk masing-masing orang tua dan mendapatkan terapi bicara dari Rumah Sakit Umum Daerah Haji di Jawa Timur untuk menghindari risiko keterlambatan bicara. Perawatan diterapkan pada usia 18 bulan dimulai dengan diagnosis kesehatan profesional. Penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan menggunakan analisis tematik oleh Creswell. Studi kasus tunggal intrinsik ini melibatkan pemahaman dan ekspresi mendalam dalam perkembangan bahasa anak. Studi ini menggunakan metode pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari kedua tindakan tersebut menunjukkan bahwa anak memiliki kemampuan pemahaman bahasa yang baik. Anak dapat memahami bahasa Indonesia dan Inggris. Hal ini terlihat dari respons mereka terhadap verbal dan bahasa. Namun, kemampuan anak untuk menghasilkan kata-kata lisan masih terbatas. Hal ini ditunjukkan oleh jumlah kata yang dapat diucapkan anak. Kemampuan anak menerjemahkan dari bahasa Indonesia lebih kuat karena pengaruh bahasa Indonesia sebagai bahasa dominan. Kemampuan anak mengekspresikan diri dalam bahasa Inggris cukup terbatas karena mereka tidak terpapar. Penerapan 1P1L dalam lingkungan keluarga besar menyebabkan ketidakseimbangan antara kedua bahasa tersebut. Namun, konsep pemahaman bahasa Inggris sebagai bahasa non-dominan tidak hilang. Anak tersebut masih memiliki kemampuan yang baik dalam memahami bahasa Inggris. Terapi wicara membantu anak meningkatkan kepercayaan dirinya agar mampu dalam mengekspresikan bahasa sebagai target program terapi wicara. Namun, setelah terapi berakhir, kemampuan anak untuk membentuk kalimat lengkap belum berkembang.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education P Language and Literature > PE English P Language and Literature > PZ Childrens literature |
| Divisions: | Pascasarjana > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S2) |
| Depositing User: | ALMIRA RIZKY ASMARIA |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 03:11 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 03:11 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27931 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
