ANALISIS KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN DIATOM (Bacillariophyceae) PADA TAMBAK INTENSIF UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI BPIUUK KARANGASEM

Hutapea, Virgin Ladies Vaula (2026) ANALISIS KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN DIATOM (Bacillariophyceae) PADA TAMBAK INTENSIF UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI BPIUUK KARANGASEM. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2113111023-COVER.pdf

Download (453kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2113111023-ABSTRAK.pdf

Download (171kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2113111023-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (335kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2113111023-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (441kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2113111023-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (535kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2113111023-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (528kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2113111023-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (321kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2113111023-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (370kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2113111023-LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman fitoplankton kelas diatom dan menganalisis korelasi antara kualitas air dengan struktur komunitas diatom pada tambak intensif udang vaname (Litopenaeus vannamei) di BPIUUK Karangasem. Diatom (Bacillariophyceae) memiliki peran krusial sebagai produsen primer sekaligus bioindikator stabilitas ekosistem tambak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan sampel di tiga kolam berbeda (Kolam A, B, dan C) selama empat minggu masa pemeliharaan. Identifikasi spesies dilakukan secara mikroskopis dan dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks kekayaan jenis, indeks kemerataan, serta indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima genus diatom yang teridentifikasi, yaitu Chaetoceros, Coscinodiscus, Navicula, Surirella, dan Thalassiosira. Nilai indeks keanekaragaman (H’) pada seluruh stasiun berkisar antara 0,43–1,44, yang menempatkan komunitas diatom dalam kategori keanekaragaman sedang dan relatif stabil. Kelimpahan tertinggi ditemukan pada Kolam C, yang dipengaruhi oleh tingginya kadar fosfat (mencapai 0,85 mg/L) dan oksigen terlarut (DO) di kolam tersebut. Seluruh parameter kualitas air seperti suhu, pH, salinitas, amonia, nitrit, dan nitrat berada dalam rentang optimal yang mendukung pertumbuhan diatom. Struktur komunitas diatom menunjukkan hubungan yang kuat dan konsisten dengan dinamika parameter lingkungan, menandakan bahwa pengelolaan tambak telah berhasil menjaga kestabilan ekosistem. Kata Kunci: Diatom, Keanekaragaman, Tambak Intensif, Udang Vaname, Kualitas Air.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Diatom, Keanekaragaman, Tambak Intensif, Udang Vaname, Kualitas Air.
Subjects: Q Science > QR Microbiology
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan > Program Studi Akuakultur (S1)
Depositing User: Virgin Ladies Vaula Hutapea
Date Deposited: 09 Feb 2026 07:21
Last Modified: 09 Feb 2026 07:21
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28036

Actions (login required)

View Item View Item