EFEKTIVITAS PENERAPAN PASAL 21 AYAT 1 UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA SENGKETA MEREK DI KOTA DENPASAR

Rozak, Haidar Ghazy Septian (2026) EFEKTIVITAS PENERAPAN PASAL 21 AYAT 1 UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA SENGKETA MEREK DI KOTA DENPASAR. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2014101050-COVER.pdf

Download (8MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2014101050-ABSTRAK.pdf

Download (478kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2014101050-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (452kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2014101050-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (451kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2014101050-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (305kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2014101050-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (719kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2014101050-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (317kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2014101050-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (362kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2014101050-LAMPIRAN.pdf

Download (883kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Pasal 21 Ayat 1 UU No. 20 Tahun 2016 dalam meminimalisir terjadinya sengketa merek di Kota Denpasar serta bagaimana penegakan hukum terhadap pelanggaran hak atas merek di Kota Denpasar sebagai akibat dari adanya “persamaan pada pokoknya”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan sifat penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kota Denpasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara studi pustaka, observasi, dan wawancara. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah Teknik Non-Probability Sampling dan penentuan subjeknya menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengolahan dan analisis data secara kualitatif. Adapun hasil penelitian persentase data sebesar 90% menunjukkan bahwa efektivitas penerapan Pasal 21 Ayat 1 UU No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis masih belum maksimal. Hal ini tercermin atas minimnya kesadaran hukum oleh sebagian besar pelaku usaha dagang makanan yang masih belum memahami terkait ketentuan “persamaan pada pokoknya” disaat hendak memulai usahanya tersebut. Adapun penegakan hukum terhadap pelanggaran hak atas merek di Kota Denpasar sebagai akibat dari adanya “persamaan pada pokoknya” umumnya dilakukan dua cara yakni, pertama secara litigasi yang diawali dengan penanganan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan berlanjut sampai Peradilan yang diputuskan oleh hakim dan kedua secara mediasi yang melibatkan mediator. Dengan demikian, Kesadaran hukum bagi para pelaku usaha dagang makanan harus ditingkatkan lagi melalui pendidikan sedini mungkin dan penegak hukum terus berupaya mengadakan sosialisasi yang berkelanjutan guna membantu pemahaman para pelaku usaha dagang yang ada.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Efektivitas hukum, Penegakan hukum, Kesadaran hukum.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Haidar Ghazy Septian Rozak
Date Deposited: 17 Feb 2026 00:53
Last Modified: 17 Feb 2026 00:53
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28201

Actions (login required)

View Item View Item