Pradewi, Ni Nyoman Trisna (2026) OPTIMALISASI PERAN KEJAKSAAN DALAM PEMULIHAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA MELALUI ASSET RECOVERY TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI DI KABUPATEN BADUNG. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214101092-COVER.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101092-ABSTRAK.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101092-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101092-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101092-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101092-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101092-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101092-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214101092-LAMPIRAN.pdf Download (945kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis optimalisasi peran Kejaksaan Negeri Badung dalam pemulihan kerugian keuangan negara melalui asset recovery terhadap tindak pidana korupsi di Kabupaten Badung serta (2) mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan asset recovery pada penanganan tindak pidana korupsi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen yang berkaitan dengan penanganan perkara tindak pidana korupsi di Kejaksaan Negeri Badung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kejaksaan Negeri Badung telah mengoptimalkan perannya dalam pemulihan kerugian keuangan negara melalui pelacakan dan penyitaan aset, penetapan pembayaran uang pengganti, serta pelaksanaan lelang atas aset rampasan negara, yang didukung oleh koordinasi internal dan pemanfaatan sistem digital berbasis barcode. (2) Namun, dalam pelaksanaannya, asset recovery masih menghadapi kendala normatif, struktural, dan teknis-operasional, seperti keterbatasan regulasi teknis, sarana dan prasarana, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta kesulitan dalam melacak aset yang telah dialihkan atau tidak mencukupi untuk menutupi kerugian negara. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta percepatan digitalisasi sistem pemulihan aset agar asset recovery dapat berjalan secara lebih efektif dan berkelanjutan dalam rangka pemulihan kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kejaksaan, Asset Recovery, Korupsi, Kerugian Negara. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Ni Nyoman Trisna Pradewi |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 04:08 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 04:08 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28429 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
