ANALISIS YURIDIS PENGATURAN HUKUM TERHADAP GUGATAN YANG DITOLAK KARENA CACAT FORMIL DALAM STUDI PUTUSAN NO. 55/PDT.G/2019/PN BLI

Ningsih, Putu Maysi Merta (2026) ANALISIS YURIDIS PENGATURAN HUKUM TERHADAP GUGATAN YANG DITOLAK KARENA CACAT FORMIL DALAM STUDI PUTUSAN NO. 55/PDT.G/2019/PN BLI. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikkan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2214101145-COVER.pdf

Download (329kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2214101145-ABSTRAK.pdf

Download (29kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101145-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (176kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101145-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101145-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (139kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101145-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101145-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (78kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101145-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (112kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2214101145-LAMPIRAN.pdf

Download (110kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis pengaturan hukum acara perdata terhadap gugatan yang dinyatakan tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard) karena cacat formil berupa plurium litis consortium dalam Putusan Nomor 55/Pdt.G/2019/PN Bangli. Fokus utama penelitian ini terletak pada problematika normatif mengenai kekaburan pengaturan syarat formil gugatan, khususnya terkait kekurangan pihak (error in persona), serta ketidaktegasan rujukan normatif yang digunakan hakim dalam pertimbangan hukum putusan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan yang relevan, antara lain Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, Rechtsreglement voor de Buitengewesten (RBg), serta Putusan Nomor 55/Pdt.G/2019/PN Bangli. Bahan hukum sekunder meliputi doktrin, literatur hukum, jurnal ilmiah, dan pendapat para ahli hukum acara perdata, sedangkan bahan hukum tersier berupa kamus dan ensiklopedia hukum. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan, dengan teknik analisis bahan hukum menggunakan analisis kualitatif melalui penafsiran hukum secara sistematis dan argumentatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam menyatakan gugatan cacat formil karena plurium litis consortium belum sepenuhnya didasarkan pada rujukan normatif yang jelas dan sistematis, sehingga berpotensi bertentangan dengan ketentuan Pasal 50 ayat (1) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009. Selain itu, tidak adanya pengaturan eksplisit dalam RBg mengenai error in persona dan kekurangan pihak menyebabkan terbukanya ruang multitafsir dalam praktik peradilan. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan sebagai bahan evaluasi bagi hakim, praktisi hukum, dan pembentuk undang-undang guna mendorong pembaruan hukum acara perdata yang lebih unifikatif, memberikan kepastian hukum, serta menjamin keadilan substantif bagi para pencari keadilan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Cacat Formil; Gugatan Perdata; Putusan Pengadilan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Putu Maysi Merta Ningsih
Date Deposited: 30 Apr 2026 02:44
Last Modified: 30 Apr 2026 02:44
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29098

Actions (login required)

View Item View Item