Kawiswara, I Gede Adhi Suwarmas (2026) UNSUR PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM SENGKETA PERJANJIAN JASA KONSTRUKSI (Studi Putusan Nomor 129/Pdt.G/2024/PN Dps). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214101104-COVER.pdf Download (199kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101104-ABSTRAK.pdf Download (4MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101104-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (4MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101104-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101104-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBHASAN)
2214101104_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101104-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101104-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (4MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214101104-LAMPIRAN.pdf Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan unsur-unsur perbuatan melawan hukum dalam sengketa perjanjian jasa konstruksi serta menelaah akibat hukum penggunaan dasar gugatan perbuatan melawan hukum dalam hubungan kontraktual. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi bagaimana penerapan unsur perbuatan melawan hukum berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata dalam sengketa perjanjian jasa konstruksi dan bagaimana akibat hukum dari penggunaan dasar gugatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, khususnya melalui analisis Putusan Nomor 129/Pdt.G/2024/PN Dps. Jenis data yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dasar gugatan perbuatan melawan hukum dalam sengketa yang bersumber dari perjanjian belum sepenuhnya tepat karena tidak memenuhi karakter hubungan kontraktual, sehingga secara doktrinal lebih tepat dikualifikasikan sebagai wanprestasi. Namun demikian, putusan pengadilan tetap memberikan perlindungan hukum kepada pihak yang dirugikan secara proporsional dan berkeadilan. Pembahasan menegaskan adanya kekaburan norma antara wanprestasi dan perbuatan melawan hukum dalam praktik peradilan. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa dalam putusan pihak tergugat dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum, namun demikian putusan ini tetap mencerminkan pemenuhan aspek keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum dalam proses peradilan perdata di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perbuatan melawan hukum, perjanjian jasa konstruksi, kepastian hukum, wanprestasi. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | I Gede Adhi Suwarmas Kawiswara |
| Date Deposited: | 07 May 2026 01:55 |
| Last Modified: | 07 May 2026 01:55 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29134 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
