Nafisah, Haura (2026) KAJIAN SPASIOTEMPORAL ABRASI DI PANTAI KOTA SINGARAJA KABUPATEN BULELENG PROVINSI BALI. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214111021-COVER.pdf Download (377kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214111021-ABSTRAK.pdf Download (201kB) |
|
|
Text (PENDAHULUAN)
2214111021-BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (236kB) |
|
|
Text (KAJIAN TEORI)
2214111021-BAB II KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (583kB) | Request a copy |
|
|
Text (METODE PENELITIAN)
2214111021-BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (259kB) | Request a copy |
|
|
Text (HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214111021-BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (PENUTUP)
2214111021-BAB V PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (210kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214111021-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (438kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214111021-LAMPIRAN.pdf Download (538kB) |
Abstract
ABSTRAK Indonesia sebagai negara kepulauan yang mempunyai garis pantai terpanjang di dunia menghadapi isu dan tantangan serius berupa bencana abrasi yang mengancam keberlanjutan kawasan pesisir. Salah satu kawasan terdampak adalah Pantai Kota Singaraja Kabupaten Buleleng, Bali. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis persebaran spasiotemporal abrasi sejumlah 3 seri dalam kurun waktu 2015, 2020 dan 2025. Dengan mengidentifikasi faktor penyebab abrasi, serta mengkaji upaya-upaya untuk melakukan konservasi yang dapat diterapkan untuk meminimalisir risiko bencana abrasi di Pantai Kota Singaraja. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan secara spasial-temporal dan bantuan citra satelit Google Earth. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan cara delineasi dengan bantuan citra google earth, observasi lapangan, wawancara, serta studi literatur dan dokumentasi. Hasil kajian diharapkan mampu memberikan gambaran dinamika pada perubahan garis pantai khususnya Pantai Kota Singaraja yang disebabkan faktor alami serta faktor antropogenik. Temuan dalam penelitian ini adalah persebaran spasiotemporal abrasi, pada tahun 2015 terjadi abrasi hampir di seluruh segmen dengan intensitas berbeda, tahun 2020 abrasi terjadi hampir di seluruh segmen kecuali di segmen Banyuning dan Kampung Baru yang mengalami akresi, dan tahun 2025 mengalami abrasi hampir di semua segmen dengan intensitas berbeda namun bersifat kontinu. Faktor utama dan dominan penyebab abrasi Pantai Kota Singaraja ialah faktor alam, antropogenik, cuaca, musim, arus dan gelombang. Upaya konservasi yang telah dilakukan ialah dengan membangun revetment di sepanjang Pantai Kota Singaraja dan jetty di segmen Kampung Bugis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | abrasi pantai, upaya konservasi, google earth, spasiotemporal |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Geografi > Program Studi Geografi (S1) |
| Depositing User: | Haura Raihanah Nafisah |
| Date Deposited: | 29 May 2026 06:49 |
| Last Modified: | 29 May 2026 06:49 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
