Suta, I Gede Wisnu Darma (2026) KEDUDUKAN BALU LUH BERKENAAN DENGAN HAK DAN KEWAJIBAN SEBAGAI KRAMA ISTRI DI DESA ADAT ABANG BATUDINDING KECAMATAN KINTAMANI BANGLI. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214101191-COVER.pdf Download (622kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101191-ABSTRAK.pdf Download (32kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101191-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (130kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101191-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (261kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101191-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (39kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101191-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (335kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101191-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (77kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101191-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (96kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214101191-LAMPIRAN.pdf Download (728kB) |
Abstract
Penelitian bertujuan untuk menganalisis kedudukan Balu Luh pasca di tinggal meninggal oleh suaminya di Desa Adat Abang Batudinding, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dan untuk mengetahui penjaminan hak dan kewajiban terhadap Balu Luh di Desa Adat Abang Batudinding, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Jenis penelitian yuridis empiris dengan sifat penelitian deskriptif kualitatif. Teknik studi dokumen terhadap Awig-Awig, Pararem, serta peraturan perundang-undangan, seperti Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan dilengkapi dengan data lapangan melalui wawancara dengan Prajuru Desa Adat di Desa Adat Abang Batudinding. Penelitian menunjukkan hasil hak-hak balu luh sebagai krama istri, seperti partisipasi dalam kegiatan adat dan penerimaan manfaat tertentu, masih dapat dijalankan, tetapi sering kali dibatasi oleh kondisi sosial-ekonomi serta interpretasi awig-awig oleh prajuru adat. Sementara itu, kewajiban adat tetap melekat, meskipun pelaksanaannya dapat mengalami penyesuaian sesuai dengan kemampuan dan kondisi balu. Disarankan agar Desa Adat Abang Batudinding melakukan penegasan dan sosialisasi awig-awig terkait kedudukan balu luh sebagai krama istri, sehingga terdapat kepastian mengenai hak dan kewajiban yang berlaku. Selain itu, prajuru adat diharapkan lebih fleksibel dalam penerapan aturan dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi balu luh, agar tetap terjamin keadilan serta keberlanjutan peran mereka dalam kegiatan adat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Awig-Awig; Balu Luh; Kedudukan Hukum; Pararem; Hak dan Kewajiban. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | I Gede Wisnu Darma Suta |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 15:30 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 15:30 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29955 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
