PENERAPAN REHABILITASI DALAM PUTUSAN HAKIM TERHADAP ANAK PENYALAHGUNA NARKOTIKA GOLONGAN I BAGI DIRI SENDIRI (STUDI KASUS PUTUSAN NO. 1/PID.SUS-ANAK/2019/PN SINGARAJA)

Widiastuti, Kadek Ayu Sri (2026) PENERAPAN REHABILITASI DALAM PUTUSAN HAKIM TERHADAP ANAK PENYALAHGUNA NARKOTIKA GOLONGAN I BAGI DIRI SENDIRI (STUDI KASUS PUTUSAN NO. 1/PID.SUS-ANAK/2019/PN SINGARAJA). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2214101144-COVER.pdf

Download (12MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2214101144-ABSTRAK.pdf

Download (6MB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101144-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (6MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101144-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101144-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101144-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101144-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101144-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (6MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2214101144-LAMPIRAN.pdf

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana penjara tanpa perintah rehabilitasi terhadap anak penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri dalam Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2019/PN Sgr, serta (2) mengkaji akibat hukum dari tidak dicantumkannya perintah rehabilitasi dalam amar putusan terhadap pelaksanaan rehabilitasi bagi anak. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan sifat deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Pengadilan Negeri Singaraja dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Buleleng. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, dengan penentuan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Majelis Hakim menyatakan anak terbukti melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan menjatuhkan pidana penjara selama 6 (enam) bulan tanpa perintah rehabilitasi medis maupun sosial. Padahal, berdasarkan fakta persidangan dan SEMA Nomor 4 Tahun 2010, anak memenuhi kriteria sebagai pecandu yang berhak memperoleh rehabilitasi, sehingga putusan tersebut belum sejalan dengan Pasal 54 Undang-Undang Narkotika dan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. (2) Tidak dicantumkannya perintah rehabilitasi mengakibatkan BNNK tidak dapat melaksanakan rehabilitasi untuk anak tersebut, sehingga anak hanya menjalani pidana penjara tanpa pemulihan, yang berpotensi meningkatkan risiko residivisme dan menghambat tujuan pemidanaan yang edukatif dan restoratif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: rehabilitasi, anak, narkotika, putusan hakim.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Kadek Ayu Sri Widiastuti
Date Deposited: 02 Jul 2026 06:31
Last Modified: 02 Jul 2026 06:31
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30433

Actions (login required)

View Item View Item