Napitupulu, Bintang (2026) PENGARUH PERBEDAAN KEPADATAN BIOMASSA TERHADAP PERFORMA TRANSPORTASI IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus Fuscoguttatus × Epinephelus Lanceolatus) DALAM SISTEM TANGKI TERTUTUP. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2113111024-COVER.pdf Download (815kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2113111024-ABSTRAK.pdf Download (250kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2113111024-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (351kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2113111024-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (483kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2113111024-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (499kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2113111024-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (460kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2113111024-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (330kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2113111024-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (460kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2113111024-LAMPIRAN.pdf Download (835kB) |
Abstract
Transportasi ikan hidup merupakan tahapan penting dalam rantai distribusi komoditas akuakultur bernilai ekonomi tinggi, termasuk ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus × Epinephelus lanceolatus). Peningkatan kepadatan biomassa selama transportasi berpotensi menimbulkan stres fisiologis akibat penurunan kualitas air dan meningkatnya kompetisi oksigen dalam media pengangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan kepadatan biomassa terhadap performa transportasi ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus × Epinephelus lanceolatus) selama 72 jam menggunakan sistem tangki tertutup dengan keranjang vertikal. Perlakuan yang digunakan yaitu P1 (15 kg), P2 (16 kg), dan P3 (17 kg) per keranjang dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (SR), frekuensi bukaan operkulum (FBO), kualitas air, dan kondisi fisik ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kepadatan biomassa tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap tingkat kelangsungan hidup, tetapi berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap frekuensi bukaan operkulum. Perlakuan P3 menunjukkan peningkatan stres respirasi, akumulasi metabolit nitrogen, dan kerusakan fisik ikan yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Perlakuan P1 memberikan kondisi fisiologis dan kualitas fisik terbaik, sedangkan P2 dapat menjadi alternatif yang lebih efisien dari sisi kapasitas biomassa dengan kondisi ikan yang masih stabil. Penelitian ini menunjukkan bahwa optimasi kepadatan biomassa, pengendalian suhu rendah, dan manajemen oksigen sangat penting untuk menjaga kualitas dan kelangsungan hidup ikan selama transportasi jarak jauh.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kerapu Cantang, Kepadatan Biomassa, Kerangjang Vertikal, Transportasi Ikan Hidup, Kualitas Air. |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan > Program Studi Akuakultur (S1) |
| Depositing User: | Bintang Napitupulu |
| Date Deposited: | 05 Jul 2026 01:40 |
| Last Modified: | 05 Jul 2026 01:40 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30523 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
