PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK CYBERCRIME PENGANCAMAN PEMBAYARAN UTANG MELALUI MEDIA SOSIAL

Maulana, Muhammad Ivan Arta (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK CYBERCRIME PENGANCAMAN PEMBAYARAN UTANG MELALUI MEDIA SOSIAL. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2214101019-COVER.pdf

Download (598kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2214101019-ABSTRAK.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101019-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101019-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101019-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101019-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101019-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101019-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (4MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2214101019-LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pengancaman pembayaran utang melalui media sosial serta (2) akibat hukum yang timbul bagi pelaku dalam sistem hukum Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan, dan pendekatan konseptual melalui kajian terhadap peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perlindungan hukum terhadap korban pengancaman pembayaran utang melalui media sosial telah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam aspek pembuktian digital, identifikasi pelaku, dan rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Selain itu, (2) pelaku pengancaman pembayaran utang melalui media sosial dapat dimintai pertanggungjawaban pidana berdasarkan ketentuan UU ITE, serta dapat menimbulkan konsekuensi hukum perdata dan administratif apabila perbuatannya juga melanggar hak privasi dan perlindungan data pribadi korban. Motif penagihan utang tidak dapat dijadikan alasan pembenar untuk melakukan pengancaman, intimidasi, maupun penyebaran data pribadi melalui media sosial. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diperlukan penguatan penegakan hukum, peningkatan literasi hukum masyarakat, serta optimalisasi perlindungan terhadap korban guna mewujudkan kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan yang efektif dalam penanganan tindak pidana pengancaman melalui media sosial.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Cybercrime, Pengancaman Digital, Penagihan Utang, Media Sosial
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Muhammad Ivan Arta Maulana
Date Deposited: 08 Jul 2026 01:13
Last Modified: 08 Jul 2026 01:13
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30630

Actions (login required)

View Item View Item