ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM NOMOR 25/Pid.Sus/2021/PN BUNTOK KEADILAN DALAM PRESPEKTIF HAKIM

Purnama, Ai (2026) ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM NOMOR 25/Pid.Sus/2021/PN BUNTOK KEADILAN DALAM PRESPEKTIF HAKIM. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
1914101025_COVER.pdf

Download (611kB)
[img] Text (ABSTRAK)
1914101025_ABSTRAK.pdf

Download (120kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1914101025_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (288kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1914101025_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (391kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1914101025_BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (139kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1914101025_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (513kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
1914101025_BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (123kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
1914101025_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (232kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
1914101025_LAMPIRAN.pdf

Download (6MB)

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menganalisa Putusan Nomor 25/Pid.Sus/2021/PN Buntok yang secara yuridis berkaitan dengan perbuatan tindak pidana Kekerasan Berbasis Gender Online atau KBGO yang merupakan perbuatan penyebaran konten intim no consent (tanpa persetujuan korban) pada media sosial. Utamanya menyoroti pada pertimbangan hakim, yaitu prespektif keadilan dari perbedaan pandangan diantara Mayoritas Hakim dengan dissenting opinion. Penggunaan metode untuk penelitian ini adalah metode hukum normative dengan beberapa pendekatan seperti perundang-undangan, kasus, hingga konseptual. Pada hasil pelitian ditunjukannya pendekatan Mayoritas Hakim menggunakan restoratif dan utilitarianisme, karena didasarkan pada perdamaian dan faktor usia terdakwa sehingga dijatuhi pidana satu tahun dalam masa percobaan. Adapun dissenting opinion fokus menekankan perbuatan terdakwa adalah KBGO atau pelanggaran privasi yang serius dan menghasilkan dampak pada psikologi secara permanen akibat jejak digital maka diusungnyya prespektif retributif dan perlindungan korban. Kesimpulan pada penelitian ini adalah hadirnya ketimpangan paradigma dalam hal merespon suatu kejahatan siber berdimensi gender. Oleh karena itu, rekomendasi yang utama adalah peningkatan dalam penegakan hukum akan kepekaan akan sensitivitas gender maupun pemahaman sosiologis akan digital yang tujuannya menjamin keadila yang subtantif bagi setiap korban.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Analisis Yuridis, KBGO, Putusan Hakim, Dissenting Opinion, Keadilan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Ai Purnama
Date Deposited: 10 Jul 2026 01:02
Last Modified: 10 Jul 2026 01:02
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30680

Actions (login required)

View Item View Item