Kristyawan, I Putu Nanda (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN DALAM TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL (STUDI KASUS POLRES JEMBRANA). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
1914103002_COVER.pdf Download (531kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
1914103002_ABSTRAK.pdf Download (121kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1914103002_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (312kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1914103002_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (385kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1914103002_BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (143kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1914103002_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
1914103002_BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (120kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
1914103002_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (243kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
1914103002_LAMPIRAN.pdf Download (182kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) bagaimana upaya perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban dalam tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan oleh Polres Kabupaten Jembrana (2) apa kendala yang dihadapi Kepolisian Polres Kabupaten Jembrana dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana kekerasan seksual. Jenis penelitian yang digunakan dalam ata yang digunakan dalam penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif ini bersumber dari dua jenis, yakni data primer dan data sekunder. Lebih lanjut, komposisi data sekunder terdiri atas tiga tingkatan bahan hukum, mulai dari bahan hukum primer, sekunder, hingga tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik studi dokumen, teknik observasi, dan teknik wawancara. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling dan penentuan subjeknya menggunakan teknik purposive sampling. Selanjutnya data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) bentuk Perlindungan hukum oleh Polres Jembrana melalui Unit PPA telah berjalan komprehensif mencakup pencegahan dan penindakan, serta melibatkan pendampingan dan pemulihan korban, namun masih perlu penguatan agar lebih optimal dan konsisten (2) kendala polres jembrana meliputi keterbatasan tenaga psikolog dan sarana seperti rumah aman, serta rendahnya pengawasan orang tua dan pemahaman masyarakat, sehingga perlindungan terhadap anak belum optimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kekerasan seksual, anak, pelindungan hukum |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | I Putu Nanda Kristiyawan |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 02:49 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 02:49 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30738 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
