Mengungkap Penerapan Praktik Whistleblowing System: Identifikasi Hambatan dan Strategi Penguatan Organisasi

Salsabila, Tasya Alya (2026) Mengungkap Penerapan Praktik Whistleblowing System: Identifikasi Hambatan dan Strategi Penguatan Organisasi. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2429141056-COVER.pdf

Download (529kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2429141056-ABSTRAK.pdf

Download (244kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2429141056-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (265kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2429141056-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (443kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2429141056-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (323kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2429141056-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2429141056-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (274kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2429141056-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (247kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2429141056-LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Whistleblowing System (WBS) merupakan instrumen tata kelola organisasi yang berperan dalam pencegahan pelanggaran, penguatan integritas, dan peningkatan akuntabilitas sektor publik. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah menerapkan WBS melalui Sistem Pengaduan Masyarakat (SIPUMA) dan WISE, namun implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi WBS di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Ngurah Rai, mengidentifikasi hambatan implementasi, serta merumuskan strategi penguatannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi WBS telah didukung oleh regulasi, mekanisme pelaporan, dan sistem pengendalian internal. Namun, pemanfaatannya masih dipengaruhi oleh berbagai faktor serta budaya organisasi. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi WBS masih ditentukan oleh budaya keterbukaan hierarkis. Selain itu, WBS berfungsi sebagai mekanisme eskalasi yang mengaktifkan berbagai instrumen pengendalian internal organisasi. Strategi penguatan implementasi WBS diarahkan pada peningkatan sosialisasi, penguatan budaya speak-up dan keterbukaan, serta penguatan sinergi WBS dengan sistem pengendalian internal.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Whistleblowing System, sektor publik, budaya keterbukaan, sistem pengendalian internal.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Akuntansi (S2)
Depositing User: TASYA ALYA SALSABILA
Date Deposited: 15 Jul 2026 12:49
Last Modified: 15 Jul 2026 12:49
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30978

Actions (login required)

View Item View Item