AN ETHNOLINGUISTIC ANALYSIS OF LEXICON USED IN KAJANG PASEK KAYU SELEM IN NGABEN CEREMONY AT BUNUTIN VILLAGE, BANGLI

Arianata, Komang Dede (2026) AN ETHNOLINGUISTIC ANALYSIS OF LEXICON USED IN KAJANG PASEK KAYU SELEM IN NGABEN CEREMONY AT BUNUTIN VILLAGE, BANGLI. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2212O21O44_COVER.pdf

Download (807kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2212O21O44_ABSTRAK.pdf

Download (223kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2212O21O44_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (215kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2212O21O44_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (253kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2212O21O44_BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (252kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2212O21O44_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2212O21O44_BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (138kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2212O21O44_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (258kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2212O21O44_LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Upacara-upacara Bali tercerminan nilai dan identitas budaya masyarakat. Dalam upacara ngaben (kremasi), kajang menjadi media ritual yang memiliki peran krusial. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi leksikon yang terdapat pada Kajang Pasek Kayu Selem dalam upacara Ngaben, (2) menganalisis makna leksikal setiap leksikon, dan (3) menganalisis makna kultural yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan di Desa Bunutin melalui observasi dan wawancara mendalam dengan tiga informan, pemangku (pendeta) kawitan sebagai informan utama, serta pemangku yang mengabdi di griya dan pemangku dalem sebagai informan pendukung yang dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, didukung triangulasi metodologis dan sumber untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajang pasek kayu selem terdiri atas enam bagian utama, yaitu gedang kaikik, kelasa, beten pengawak, angkeb sarira, angkeb rai, dan rurub kajang, dengan total 33 leksikon yang tersebar di keenam bagian tersebut. Di antaranya, terdapat 15 leksikon yang muncul secara berulang di berbagai bagian kajang. Leksikon-leksikon tersebut mengandung makna budaya yang tercermin dalam tujuh nilai inti: penyucian, pelarutan, perlindungan, pengembalian Panca Maha Bhuta, pelepasan ikatan duniawi, kembalinya atma kepada Tuhan, dan manifestasi Tuhan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian etnolinguistik serta mendukung dokumentasi dan pelestarian bahasa dan budaya Bali di tengah perubahan zaman.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Makna Budaya, Etnolinguistik, leksikon, Kajang Pasek Kayu Selem, Upacara Ngaben
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
Depositing User: Komang Dede Arianata
Date Deposited: 27 Jul 2026 04:56
Last Modified: 27 Jul 2026 04:56
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31537

Actions (login required)

View Item View Item