Pradnyani, Ni Kadek Dwik Surya (2026) AN ETHNOLINGUISTIC ANALYSIS OF LEXICONS USED IN THE PROCEDURES OF MABIYUKUKUNG RITUAL IN BAHA VILLAGE. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2212021053-COVER.pdf Download (704kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2212021053-ABSTRAK.pdf Download (278kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2212021053-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (438kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2212021053-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (502kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2212021053-BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (521kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2212021053-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2212021053-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (420kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2212021053-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (410kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2212021053-LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi leksikon yang digunakan dalam ritual Mabiyukukung di Desa Baha, mengklasifikasikan kelas kata, menganalisis makna leksikal, serta mengungkap makna budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi linguistik. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan informan kunci yang meliputi Pekaseh, Pedanda, Pemangku, Serati Banten, dan petani, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) serta divalidasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 53 leksikon khusus yang ditemukan dalam enam tahapan ritual, yaitu nancep penjor Mabiyukukung (5 leksikon), ngenang cili (1 leksikon), nganteb tebasan prasyita (8 leksikon), ngaturang rantasan putih kuning (1 leksikon), ngayab banten (32 leksikon), dan meider-ider (1 leksikon). Berdasarkan kelas katanya, sebanyak 47 leksikon dikategorikan sebagai nomina yang merepresentasikan banten, benda upacara, dan perlengkapan ritual, sedangkan 6 leksikon dikategorikan sebagai verba yang mengacu pada aktivitas ritual. Makna leksikal dari leksikon tersebut sebagian besar merujuk pada unsur konkret dalam ritual, sedangkan makna budaya yang terkandung merepresentasikan empat tema simbolik utama, yaitu penghormatan dan rasa syukur kepada Tuhan, penyucian dan perlindungan, kesuburan serta kesejahteraan pertanian, dan keseimbangan kosmologis. Makna tersebut mencerminkan filosofi Hindu Bali Tri Hita Karana yang menekankan keharmonisan hubungan antara manusia, Tuhan, dan alam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa leksikon dalam ritual Mabiyukukung tidak hanya berfungsi sebagai satuan bahasa, tetapi juga sebagai simbol budaya yang berperan dalam mempertahankan tradisi pertanian, kepercayaan religius, dan identitas budaya masyarakat Desa Baha.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: etnolinguistik, leksikon, makna leksikal, makna budaya, ritual Mabiyukukung, tri hita karana. |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1) |
| Depositing User: | Ni Kadek Dwik Surya Pradnyani |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 07:46 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 07:46 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31550 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
