Rahil, Gian (2026) ANALISIS YURIDIS IMPLEMENTASI PROGRAM IBM (INTERVENSI BERBASIS MASYARAKAT) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DALAM PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI DESA PENGASTULAN. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214101069-COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101069-ABSTRAK.pdf Download (216kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101069-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (309kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101069-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (237kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODE PENELITIAN)
2214101069-BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (238kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101069-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (238kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101069-BAB 5 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (176kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101069-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (226kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214101069-LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis implementasi program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) sebagai upaya preventif dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika di Desa Pengastulan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, upaya preventif melalui komunitas merupakan instrumen penting dalam menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Namun, pelaksanaannya di Desa Pengastulan menghadapi berbagai tantangan, baik dari segi kekosongan regulasi tingkat desa, krisis keteladanan aparat, maupun partisipasi masyarakat yang masih rendah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris (sosio-legal) dengan sifat deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program IBM belum berjalan optimal akibat belum adanya aturan pelaksana di tingkat mikro (regulasi desa), hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat desa (distrust), serta masih adanya pola pikir yang menyerahkan tanggung jawab penanggulangan narkotika sepenuhnya kepada pihak BNN dan kepolisian. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga adat melalui pemanfaatan kearifan lokal Bali, seperti awig-awig atau pararem, untuk memperkuat fondasi hukum serta membangun kembali partisipasi aktif dan kepercayaan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), Penyalahgunaan Narkotika, Upaya Preventif, Desa Pengastulan, Kearifan Lokal. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Gian Rahil |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 07:05 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 07:05 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31778 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
